Sekitarbandung.com – Puasa berjalan lancar seharian, tetapi rasa percaya diri justru menurun karena bau mulut yang mengganggu? Kondisi ini memang sering dialami banyak orang saat Ramadan.
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama, sehingga kondisi mulut pun ikut berubah. Hal inilah yang kerap memicu munculnya aroma tidak sedap.
Namun, bau mulut saat puasa sebenarnya bisa dicegah jika kita memahami penyebabnya dan tahu cara merawat kesehatan mulut dengan benar.
Penyebab Bau Mulut
Produksi air liur menurun.
- Mulut menjadi kering sehingga bakteri penyebab bau lebih mudah berkembang.
Sisa makanan setelah sahur.
- Kurang bersih menyikat gigi dapat memicu bau mulut.
Asam lambung naik.
- Perut kosong dalam waktu lama dapat memicu aroma tidak sedap dari mulut.
Baca Juga: Asam Lambung Menyiksa Saat Berbuka Puasa? Simak Tips dan Trik Berikut Ini!
Cara Mencegah Bau Mulut
- Sikat gigi dan bersihkan lidah setelah sahur serta sebelum tidur.
- Gunakan obat kumur tanpa alkohol.
- Kurangi makanan berbau tajam dan terlalu manis saat sahur.
- Terapkan rumus 2-4-2 agar mulut tidak kering, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas pada malam hari, dan 2 gelas saat sahur.
Dengan menjaga kebersihan mulut serta mengatur pola makan dan minum secara tepat, puasa tetap lancar tanpa rasa insecure karena bau mulut.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Minggu (1/3/2026), menegaskan bahwa sekarang tidak zaman puasa sambil nutupin mulut pas ngobrol.
“Sekarang tidak zaman puasa sambil nutupin mulut pas ngobrol. Kamu punya tips lain agar napas tetap segar? Tulis di kolom komentar ya!” Tulisnya dalam unggahan.
Baca Juga: Puasa Aman untuk Ibu Hamil? Bisa Asal Tahu Syarat dan Ketentuannya Kok!

