Sekitarbandung.com – Sejak berdirinya, Sekolah Kang Pisman telah menjadi ruang belajar bagi banyak pihak untuk memahami pengelolaan sampah secara lebih bijak.
Hingga saat ini, lebih dari 1000 pengunjung dari berbagai kalangan telah datang untuk belajar langsung bagaimana sampah dapat dikelola secara mandiri, bahkan dimulai dari rumah.
Di sini, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pelatihan praktis tentang berbagai metode pengolahan sampah, di antaranya:
- Pemanfaatan biodigester untuk mengolah limbah organik.
- Budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau maggot untuk mengurai sampah organik.
- Pembuatan kompos dari sisa makanan.
- Daur ulang sampah anorganik menjadi berbagai barang yang bermanfaat.
Melalui Sekolah Kang Pisman, DLH Kota Bandung ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat dimulai dari langkah kecil di rumah.
Baca Juga: Status Lahan SMAN 1 Bandung Sah Milik Negara, Mahkamah Agung Tolak Kasasi
Dengan pengetahuan dan praktik yang tepat, sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah dapat diolah sedemikian rupa menjadi sumber daya yang bernilai.
Jika kamu tertarik untuk belajar langsung tentang pengelolaan sampah, maka yuk kunjungi Sekolah Kang Pisman dan menjadi bagian dari gerakan Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan.
Lebih lanjut, DLH Kota Bandung melalui unggahan akun Instagram @bdg.dlh pada Senin (16/3/2026), mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Mari bersama wujudkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung untuk lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Akses Pendidikan untuk Semua, Berikut Data Sekolah Luar Biasa di Kota Bandung!

