Sekitarbandung.com – Anak muda di Jawa Barat mulai meninggalkan balap liar sepeda motor yang membahayakan di jalan raya, berganti menjadi Balap Lumpat (lari malam).
Awalnya hanya hiburan, tetapi sekarang malah menjadi ajang kompetisi serius. Selain sehat, ini juga cara yang seru untuk menunggu sahur tanpa polusi suara.
Bahkan, fakta menariknya, Balap Lumpat ini sering menggunakan standar khusus seperti pembagian kelas berdasarkan berat badan. Adil dan kompetitif banget, kan?
Rasa kreativitas boleh banget untuk dilakukan, tetapi jangan lupa untuk melakukan hal-hal berikut ini:
- Cari lokasi yang aman dan tidak mengganggu jalan utama.
- Jaga kebersihan sekitar.
- Hormati warga yang sedang beristirahat.
- Koordinasi dengan pihak keamanan setempat.
Baca Juga: Kota Bandung Siap Sambut Hari Raya Idulfitri, Lingkungan Jadi Lebih Bersih dan Nyaman
Tren ini bisa menjadi alternatif positif bagi anak muda selama Ramadan, selama tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Kawasan Bandung dan Tasikmalaya sudah memulainya. Ratusan warga sangat antusias ikut dan menonton ajang ini. Kota kamu sudah ada yang mulai bikin juga belum?
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Kamis (19/3/2026), mengajak masyarakat untuk menjadikan tren Balap Lumpat ini sebagai hal yang positif.
“Yuk, bikin Ramadan htahun ini makin positif. Jadikan tren Balap Lumpat ini bukti kalau anak muda Jawa Barat bisa keren tanpa harus merugikan orang lain,” tulisnya dalam unggahan.

