Sekitarbandung.com – Guna percepatan penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum menyepakati anggaran sekitar Rp220 miliar.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, seperti kolam retensi dan normalisasi sungai, terutama di kawasan Bandung Timur.
“Sudah disepakati sekitar Rp 220 miliar dari Kementerian PU untuk penanganan banjir, termasuk pembangunan kolam retensi di Tegalluar, terutama di kawasan Bandung Timur,” ujarnya di Bandung, pada Jumat (1/5/2026).
Dari total anggaran tersebut, sebagian besar akan dialokasikan untuk menormalisasikan Sungai Cisunggalah dan penanganan titik-titik rawan banjir lainnya dengan rincian sebagai berikut:
- Sekitar Rp 151 miliar untuk menormalisasikan Sungai Cisunggalah.
- Sekitar Rp 68 miliar untuk penanganan lokasi terdampak banjir lainnya.
- Sisa anggaran untuk pembangunan kolam retensi dan infrastruktur pendukung.
Pemerintah memprioritaskan pembangunan kolam retensi di wilayah Bandung Timur karena wilayah yang sering terdampak banjir dan sebagai solusi jangka menengah.
Lebih lanjut, proyek tersebut direncanakan akan dikerjakan juga oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini sebagai bagian dari upaya dalam mengurangi genangan di jalur vital.
Bahkan, Pemkab Bandung juga akan melakukan penataan, penertiban, dan pengevaluasian lahan yang tidak memiliki kejelasan pembangunan di kawasan terdampak banjir sesuai peruntukan tata ruang.
Baca Juga: Target Putus Jukir Liar, Pemkab Bandung Wacanakan Parkir Berlangganan Setahun Sekali Bayar

