Sekitarbandung.com – Siapa di sini yang sudah pusing melihat tumpukan sampah berton-ton setiap hari di Bandung? Mau dibuang bingung ke mana dan mau dibakar takut polusi asapnya semakin parah.
Inilah mengapa ada kabar terbaru bahwa Pemkot Bandung sedang serius melirik teknologi bernama Autothermix. Jadi, sampah nantinya tidak akan dibakar menggunakan api biasa.
Namun, sampah tersebut dileburkan menggunakan suhu panas tinggi dalam kondisi minim oksigen. Efeknya, proses menjadi lebih terkontrol dan diklaim lebih ramah lingkungan.
Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, baru saja melihat langsung prototipe alat tersebut. Meski saat ini baru bisa menampung 1 ton per hari, targetnya alat ini dapat dikembangkan hingga kapasitas 50 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, menjelaskan bahwa Iskandar melihat salah satu inovasi pengolahan dan pemusnahan sampah menggunakan autothermix yang saat ini prototipenya berkapasitas 1 ton per hari.
Baca Juga: Total Produksi Telur sebagai Sumber Protein Hewani Paling Terjangkau di Kota Bandung
“Pak Sekda melihat salah satu inovasi pengolahan dan pemusnahan sampah menggunakan autothermix. Saat ini prototipenya berkapasitas 1 ton per hari, namun harapannya bisa dikembangkan hingga 50 ton per hari,” ujarnya.
Tetapi tenang, teknologi ini tidak dipilih secara asal karena semuanya masih dikaji secara mendalam, mulai dari sisi teknis hingga penentuan lokasinya.
Bahkan Direktur Utama PT Tohaan Renewable Energy Engineering, Budi Permana, turut menambahkan tentang kecanggihan alat buatan lokal tersebut.
“Konsepnya yaitu menggunakan minim oksigen dengan proses termal tertentu, sehingga sampah mengalami peluruhan,” jelasnya.
Jika teknologi ini benar-benar berjalan, maka gunungan sampah berpotensi berkurang secara drastis melalui cara yang lebih modern. Tetap kawal bersama agar Bandung semakin bersih dan nyaman.

