Sekitarbandung.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendapatkan aduan dari seorang pemuda di Cicadas soal kios penjual obat-obatan terlarang secara langsung.
Aduan tersebut terjadi saat Dedi sedang memimpin pembongkaran lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) di daerah Cicadas, Kota Bandung, yang dibagikan di akun YouTube resmi Dedi Mulyadi, @kangdedimulyadi, pada Rabu (20/5/2026).
Dalam video tersebut, saat sedang memantau pembongkaran lapak PKL oleh eskavator, Dedi mendadak didatangi oleh seorang pemuda dan meminta Dedi untuk menghancurkan warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang.
Pemuda itu menduga warung yang dimaksud menjual obat tramadol. Dedi pun langsung mengajak pemuda tersebut menuju lokasi kios penjual obat-obatan keras ilegal tersebut.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat-obatan Tertentu, 3 Pelaku Berhasil Diamankan
“Yang saya lihat (dijual) obat-obatan seperti tramadol. Saya tahu barang-barang tersebut karena keluarga juga sering mengonsumsi,” ujar pemuda tersebut.
Dedi Mulyadi pun meminta pemuda itu untuk ‘undercover’ membeli obat-obatan terlarang sebelum dirinya melakukan penindakan.
“Kamu beli dulu saja, pura-pura beli, turun duluan,” ujar Dedi Mulyadi sementara dirinya bersiap turun dari mobil.
Sayangnya, nampaknya kedatangan Dedi Mulyadi telah bocor sehingga pemilik kios buru-buru menutup kiosnya.
Sementara itu, saat Dedi Mulyadi bertanya mengenai kios tersebut, para pedagang sekitar mengaku kios tersebut menjual kosmetik.

