Karmila Purba: dari Tong Setan Pasar Malam ke Panggung di Inggris

Sekitarbandung.com – Banyak orang bermimpi bisa bekerja hingga ke luar negeri. Namun, Karmila Purba menemukan jalannya melalui profesi yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kebanyakan

Dicky Wicaksono

Karmila Purba: dari Tong Setan Pasar Malam ke Panggung di Inggris
Karmila Purba: dari Tong Setan Pasar Malam ke Panggung di Inggris

Sekitarbandung.com – Banyak orang bermimpi bisa bekerja hingga ke luar negeri. Namun, Karmila Purba menemukan jalannya melalui profesi yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kebanyakan orang, yaitu joki tong setan.

Perempuan asal Simalungun, Sumatra Utara, ini mulai menjadi joki tong setan sejak tahun 2014. Saat itu, ia berkeliling dari satu pasar malam ke pasar malam lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Pilihan kariernya sempat dianggap tidak biasa. Apalagi, dunia tong setan selama ini identik dengan laki-laki dan nyaris tidak ada perempuan yang menekuninya secara profesional.

Namun, Karmila tetap melangkah maju. Konsistensinya membuat ia berhasil tampil di Thailand pada tahun 2018, sebuah pengalaman yang kemudian mengubah hidupnya.

Baca Juga: Mahasiswa ITB Ini Bikin Helm Anti Microsleep untuk Cegah Kecelakaan

Di sanalah ia bertemu dengan Ken Fox Wall of Death, kelompok pertunjukan tong setan legendaris asal Inggris yang telah dikenal di berbagai negara.

Kesempatan tersebut akhirnya membawa Karmila tampil di Inggris dengan mengendarai motor klasik Indian Scout. Ia pun menjadi orang Indonesia pertama yang tampil sebagai joki tong setan di sana.

Perjalanannya tentu tidak semudah yang terlihat di media sosial. Mulai dari proses pengurusan visa, terbang sendirian ke negara lain, hingga beradaptasi dengan bahasa dan lingkungan yang berbeda.

Dari pasar malam di Indonesia hingga arena pertunjukan di Inggris, kisah Karmila membuktikan bahwa jalan menuju panggung internasional terkadang bisa datang dari tempat yang tidak pernah dibayangkan banyak orang.

Baca Juga: Manshur Angklung, Berhasil Bawa Kesenian Tradisional ke Panggung Dunia

Related Post

Tinggalkan komentar