Sekitarbandung.com – Belakangan ini, jagat media sosial kembali dibuat geram dengan kasus kekerasan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTT (29) di Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri yang berinisial TH tersebut berupa penyekapan di sebuah kamar kos hingga mengakibatkan luka berat permanen di sekujur tubuh, wajah, bahkan mengalami kebutaan.
Korban akhirnya berhasil lepas dari sekapan dan pihak keluarga sudah resmi melaporkan kasus ini ke Polda Jabar pada Jumat (12/6/2026).
Hingga berita ini dimuat, pelaku TH telah melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tengah diburu secara intensif oleh pihak kepolisian.
Terkait kronologi lengkap insiden mengenaskan tersebut, simak penjelasannya berikut ini.
Awal Pertemuan dan Tinggal Bersama (Tahun 2023)
Menurut penuturan adik korban, Syahrul Ulum (26), kakaknya, yaitu YTT (29), awalnya berkenalan dengan pelaku, pria berinisial TH (30), saat menghadiri konser musik di Tritan Point dan kemudian menjalin hubungan asmara.
Setelah merasa cocok, mereka memutuskan untuk menyewa sebuah rumah kontrakan dan tinggal bersama di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Pada awal hubungan, situasi masih terlihat normal.
Tak lama setelah itu, korban dilaporkan hilang kontak oleh pihak keluarganya. Selama hampir tiga tahun, pihak keluarga kehilangan jejak dan korban tidak bisa dihubungi.
Penyekapan di Kamar Kos Cileunyi (2023 – Juni 2026)
Selama menjalin hubungan, pelaku sempat berkunjung ke rumah orang tua korban di Rancaekek dan setelah itu keduanya menghilang.
Selama masa hilangnya tersebut, YTT sempat memberi kabar melalui WhatsApp bahwa dirinya berada di Jakarta. Setelah itu, tidak ada kabar lagi hingga akhirnya diketahui bahwa korban disekap oleh TH di dalam sebuah kamar kos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Di kamar kos inilah korban mengalami penganiayaan dan penyiksaan secara terus-menerus hingga kondisi fisiknya mengalami kerusakan yang sangat parah.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Masih Kejar Pelaku Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi
Kondisi Tragis Luka Korban
Korban diduga dianiaya menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga senjata tajam yang menyebabkan kondisi wajahnya mengalami kerusakan serius.
Akibat penyiksaan yang berlangsung bertahun-tahun, korban mengalami luka permanen yang sangat parah, di antaranya kaki bekas dibacok, kehilangan sebagian bibir atas, infeksi berat pada mata kanan, mata kiri yang mengecil hingga mengakibatkan kebutaan permanen, serta bagian kepala yang dipenuhi gumpalan nanah akibat benturan benda tumpul.
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi trauma berat, sulit berjalan, dan sulit berbicara.
Korban Berhasil Ditemukan (Juni 2026)
Pihak keluarga korban sempat memviralkan hilangnya korban di media sosial dan unggahan tersebut menarik perhatian publik hingga muncul ancaman agar unggahan itu dihapus.
Setelah beberapa tahun, pihak keluarga akhirnya menerima informasi melalui pesan WhatsApp dari seseorang yang tidak dikenal bahwa YTT berada di IGD RSHS Bandung pada Rabu, 10 Juni 2026.
“Kami dapat info ada telepon bahwa kakak kami ada di RSHS katanya korban kecelakaan. Kami mendengar itu kaget lah, terus kami meluncur ke sana. Ternyata itu yang mengantar itu adalah pelaku dan penjaga kos yang di Cileunyi. Tapi pas saya nyampe ke sana kakak saya udah di IGD sendirian,” ujar adik korban, Syahrul.
Pihak keluarga resmi melaporkan tindakan yang diduga dilakukan TH ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.
Pelaku Kabur dan Status Buron
Saat pihak kepolisian melakukan pengecekan ke TKP kamar kos di Cileunyi, pelaku TH diketahui sudah melarikan diri.
Status terkini, kasus ini telah ditangani secara serius oleh Polda Jabar. Pelaku diketahui terus berpindah-pindah tempat dan petugas di lapangan sedang melakukan pengejaran intensif terhadap TH yang kini berstatus buron.
Oleh karena itu, bagi yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku, diharapkan segera melaporkannya ke hotline Polri 110.
DPO
- Nama: Taufik Hidayat (30).
- Tanggal lahir: 14 Juni 1996.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Berhasil Amankan Pelaku Begal terhadap Seorang Pengemudi Shopee Food

