Inilah Alasan Mengapa Banyak Anak Muda yang Lebih Pilih Tolak Jabatan

Sekitarbandung.com – Dulu, anak muda berusia 20 tahunan memiliki ambisi menjadi manajer atau CEO muda agar banyak uang dan terlihat keren. Tetapi saat sudah merasakan

Dicky Wicaksono

Inilah Alasan Mengapa Banyak Anak Muda yang Lebih Pilih Tolak Jabatan
Inilah Alasan Mengapa Banyak Anak Muda yang Lebih Pilih Tolak Jabatan

Sekitarbandung.com – Dulu, anak muda berusia 20 tahunan memiliki ambisi menjadi manajer atau CEO muda agar banyak uang dan terlihat keren.

Tetapi saat sudah merasakan dunia kerja, jangankan menjadi bos, bisa tidur nyenyak tanpa memikirkan pekerjaan kantor saja rasanya sudah sangat melegakan.

Banyak anak muda yang sengaja menolak promosi jabatan. Bukan karena malas, tetapi karena mereka berada di fase yang disebut Quiet Ambition.

Menurut riset global Visier, Quiet Ambition merupakan kondisi ketika anak muda mulai tidak ingin mengejar tangga karier atau kekuasaan tradisional di kantor.

Hal ini muncul karena definisi “sukses” sudah bergeser. Tetapi ingat, bukan berarti mereka tidak mempunyai ambisi.

Orang yang seperti ini sebenarnya tetap ingin berkembang, tetapi tidak ingin menukarnya dengan kesehatan, waktu, dan hidupnya demi pekerjaan.

Mereka sudah merasa lelah lebih dahulu saat melihat orang lain yang gila kerja hingga mengalami burnout dan sakit-sakitan.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Kita Senang Posting di Media Sosial Saat Ada Masalah

Inilah mengapa pandangan mereka berubah, yaitu sukses bukan lagi tentang jabatan, tetapi tentang seberapa besar kendali yang mereka miliki atas waktu sendiri.

Tren ini sehat jika tujuannya untuk menciptakan work-life balance.

Bahayanya, quiet ambition sering kali hanya menjadi kedok karena takut keluar dari zona nyaman atau malas berkembang.

Menolak lembur demi kesehatan mental itu hak, tetapi kalau sampai tidak bertanggung jawab terhadap tugas utama, itu namanya lepas tangan.

Bagaimana agar ambisi tetap hidup tanpa membuat mental ambruk? Ubah cara pandangmu!

Dalam buku Unboss yang ditulis oleh Lars Kolind dan Jacob Bøtter dijelaskan bahwa sukses tidak harus selalu naik jabatan atau memimpin orang lain.

Kamu bisa berkembang di bidangmu tanpa harus pusing dengan urusan birokrasi.

Begitu jam kerja selesai, tutup laptop, lalu salurkan ambisimu ke hal lain yang kamu sukai, seperti hobi atau olahraga.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Sering Merasa Mimpi Melayang dan Jatuh dari Ketinggian

Related Post

Tinggalkan komentar