Event Lari Digelar di Bandung, Sejumlah Ruas Jalan Terdampak

sekitarbandungcom – Event Lari Digelar di Bandung, Sejumlah Ruas Jalan Terdampak karena pelaksanaan POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 menggunakan sejumlah akses jalan kota sebagai lintasan

Erna Cahya

Event Lari Digelar di Bandung, Sejumlah Ruas Jalan Terdampak
Event Lari Digelar di Bandung, Sejumlah Ruas Jalan Terdampak karena pelaksanaan POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 menggunakan sejumlah akses jalan kota sebagai lintasan peserta.

sekitarbandungcom – Event Lari Digelar di Bandung, Sejumlah Ruas Jalan Terdampak karena pelaksanaan POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 menggunakan sejumlah akses jalan kota sebagai lintasan peserta.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan kategori 10K dan half marathon.

Informasi pengaturan lalu lintas penting bagi warga yang beraktivitas di pusat Kota Bandung.

Event Lari Digelar di Bandung

POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Bandung pada 19–20 September 2026.

Informasi dari portal Indonesia Travel mencatat Bandung sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan event tersebut.

Event ini juga tercantum sebagai agenda olahraga Bandung pada September 2026.

Sementara itu, informasi kegiatan dari POCARI SWEAT menyebut ajang ini merupakan bagian dari rangkaian POCARI SWEAT Run 2026.

Pelaksanaan di Bandung dibagi berdasarkan kategori. Sabtu, 19 September, digunakan untuk lomba 10K, sedangkan Minggu, 20 September, menjadi jadwal half marathon.

Balai Kota Bandung di Jalan Wastukencana menjadi titik start dan finish.

Dari sisi jumlah peserta, target penyelenggaraan POCARI SWEAT Run 2026 di Bandung disebut mencapai 35.000 peserta.

Angka tersebut merupakan target gelaran Bandung, bukan jumlah peserta yang dipastikan hadir pada setiap waktu.

Sejumlah Ruas Jalan Terdampak Selama Acara

Dampak terhadap lalu lintas terjadi karena lintasan lomba melewati sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

Berdasarkan materi rute yang disampaikan Satlantas Polrestabes Bandung dan diberitakan Ulas Bandung, jalur 10K mencakup Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Wastukencana, Jalan Cipamengpeuk, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Cilamaya, Jalan Gandapura, Jalan Aceh, Jalan Belitung, serta Jalan Sumatera.

Lintasan tersebut melewati kawasan yang aktif, termasuk area pusat kota dan sekitar Gedung Sate.

Karena peserta berlari menggunakan badan jalan pada waktu pelaksanaan, pengguna kendaraan perlu memperhatikan pengaturan lalu lintas yang diberlakukan petugas.

Kepadatan berpotensi muncul terutama ketika peserta melintasi ruas yang sama dengan perjalanan warga.

Rute 21K juga melewati sejumlah akses jalan kota.

Rute dan pengalihan dapat berbeda dari kategori 10K sehingga masyarakat sebaiknya mengacu pada informasi terbaru kepolisian.

Pengaturan Lalu Lintas Disiapkan

Persiapan pengamanan telah dilakukan Polrestabes Bandung melalui rapat koordinasi pada 16 September 2026.

Dalam rapat tersebut, kepolisian membahas pengamanan peserta, pengaturan arus lalu lintas, serta koordinasi dengan berbagai unsur yang terlibat.

Sejumlah wilayah kepolisian sektor ikut dilibatkan, antara lain Sumur Bandung, Cibeunying Kaler, Coblong, Cicendo, Lengkong, Batununggal, Kiaracondong, Andir, Regol, dan Astana Anyar.

Keterlibatan sejumlah wilayah tersebut menunjukkan bahwa pengamanan disiapkan pada beberapa kawasan yang berkaitan dengan pelaksanaan event.

Pengaturan diperlukan untuk menjaga keselamatan pelari sekaligus membantu kendaraan bergerak sesuai kondisi jalan.

Rekayasa lalu lintas dapat mengikuti situasi dan arahan petugas.

Baca juga: Hasil Persib vs FC Seoul 1-0, Julio Cesar Bawa Maung Bandung Raih 3 Poin

Jalur Lari dan Titik yang Perlu Diantisipasi

Pada pelaksanaan 10K, peserta melewati sejumlah ruas di pusat Kota Bandung sebelum kembali ke kawasan titik akhir.

Materi rute yang dibagikan Satlantas Polrestabes Bandung menjadi acuan bagi masyarakat untuk mengenali jalan yang masuk dalam lintasan.

Kategori half marathon berlangsung pada 20 September dengan jarak lebih panjang sehingga cakupan rutenya perlu diperhatikan.

Warga yang memiliki agenda perjalanan pada akhir pekan dapat mengecek jalur perlombaan terlebih dahulu.

Titik start dan finish patut diperhatikan karena aktivitas peserta dan panitia dapat meningkatkan mobilitas di sekitarnya.

Kondisi lalu lintas juga dapat berubah mengikuti pergerakan peserta dan proses pengaturan di lapangan.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Masyarakat yang harus melintasi kawasan pusat Bandung pada saat event berlangsung disarankan memperhitungkan waktu perjalanan.

Pengguna kendaraan dapat memeriksa informasi rute dan pengalihan sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan perjalanan.

Satlantas Polrestabes Bandung telah membagikan materi mengenai rute lomba yang dapat digunakan sebagai acuan.

Materi tersebut membantu masyarakat melihat jalur yang perlu diantisipasi sebelum berkendara.

Pengendara juga perlu mengikuti arahan petugas apabila menemukan pengaturan sementara di jalan.

Perubahan lalu lintas tidak selalu berarti seluruh jalan ditutup.

Pengaturan dapat menyesuaikan keselamatan peserta dan kondisi arus kendaraan.

Karena itu, informasi resmi dari kepolisian tetap menjadi rujukan utama selama pelaksanaan.

Rangkaian Event Lari di Bandung

POCARI SWEAT run merupakan event lari tahunan yang telah berkembang menjadi salah satu kegiatan olahraga berskala besar.

Pihak penyelenggara menyatakan event ini mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas berlari sekaligus mendukung pengembangan sport tourism.

Untuk edisi Bandung 2026, kategori offline yang tersedia adalah 10K dan 21K.

Selain lomba tatap muka, terdapat pula kategori virtual yang dapat diikuti dari lokasi masing-masing peserta.

Informasi resmi POCARI SWEAT mencatat Bandung sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan tahun ini.

Bagi masyarakat yang tidak mengikuti lomba, memahami rute dan pengaturan lalu lintas dapat membantu mengurangi hambatan perjalanan lebih awal.

Baca juga: Tempat Gym Murah di Bandung, Cocok Untuk Pecinta Olahraga

Related Post

Tinggalkan komentar