sekitarbandung.com – Insiden lampu Stadion Jalak Harupat padam saat pertandingan Oxford United kontra Arema FC di ajang Piala Presiden 2025 sontak mengundang perhatian publik. Laga yang berlangsung di Kabupaten Bandung pada Kamis (10/7/2025) terpaksa dihentikan sementara karena kondisi stadion gelap total pada menit ketiga.
Turnamen yang seharusnya jadi etalase prestise justru tercoreng akibat gangguan teknis ini.
Baca Juga: Penolakan Tower BTS Pangandaran: Warga Geram Meski Izin Sudah Keluar
Apa yang Terjadi Saat Lampu Stadion Jalak Harupat Padam?
Pertandingan internasional antara tim Inggris Oxford United dan klub Liga 1 Indonesia, Arema FC, menjadi kacau ketika seluruh sistem pencahayaan utama tiba-tiba mati.
“Lampunya padam tiba-tiba. Kami semua di tribun kaget dan bingung,” ungkap Dimas (22), salah satu suporter di lokasi.
Pemain, pelatih, dan ofisial dari kedua tim terpaksa menepi ke sisi lapangan sambil menanti pencahayaan normal kembali. Sayangnya, hingga laga dilanjutkan sekitar 20 menit kemudian, panitia belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab padamnya listrik.
Citra Turnamen Jadi Pertaruhan
Piala Presiden 2025 memang menjadi ajang pemanasan klub-klub Liga 1. Namun dengan kehadiran klub asing seperti Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand, turnamen ini juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap jadi tuan rumah kompetisi internasional.
Sayangnya, insiden ini menimbulkan keraguan. Menurut catatan dari PSSI, turnamen ini dirancang dengan standar profesional, tapi kejadian seperti ini menunjukkan bahwa aspek teknis belum sepenuhnya siap.
Evaluasi untuk Pengelola Stadion Jalak Harupat
Stadion Si Jalak Harupat dikenal sebagai salah satu stadion kebanggaan Jawa Barat. Namun gangguan listrik ini mengindikasikan perlunya evaluasi serius terkait kesiapan teknis stadion.
Gangguan seperti ini bisa terjadi karena sistem cadangan (genset) tidak berfungsi dengan baik atau adanya kendala dari pihak penyedia listrik. Jika ingin mengetahui bagaimana sistem kelistrikan publik dikelola, publik bisa melihat data resmi dari PLN, yang menyediakan statistik dan laporan gangguan teknis.
Efek Jangka Panjang terhadap Reputasi Sepak Bola Indonesia
Ketika klub-klub asing berkunjung ke Indonesia, ekspektasinya adalah pertandingan berlangsung dengan standar internasional. Gangguan seperti ini tentu menjadi catatan negatif. Jika insiden ini terekspos luas, maka klub luar negeri mungkin akan berpikir dua kali untuk ikut serta di masa depan.
Bahkan dalam situs resmi Oxford United, klub tersebut kerap mencatat pengalaman bertanding di luar negeri sebagai bagian dari promosi dan pengembangan klub. Maka, kejadian ini juga menyentuh reputasi di mata dunia.
Solusi: Standar Internasional untuk Turnamen Nasional
Untuk mencegah insiden serupa, pengelola stadion perlu melakukan:
-
Audit sistem kelistrikan rutin.
-
Perawatan genset dan backup power berkala.
-
Simulasi darurat pada hari sebelum pertandingan.
Turnamen bertaraf internasional menuntut kesiapan penuh, bukan hanya dari sisi pemain, tapi juga fasilitas pendukung.
Lampu Stadion Jalak Harupat padam saat laga Oxford vs Arema FC menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara turnamen di Indonesia. Selain menyangkut kenyamanan penonton, hal ini juga membawa dampak pada kepercayaan klub asing untuk berkompetisi di sini.
Semoga kejadian ini mendorong peningkatan kualitas manajemen pertandingan sepak bola nasional.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

