Bandung Tanpa Tunggakan BPJS, Anggaran Kesehatan Capai Rp290 Miliar per Tahun

sekitarbandung.com– Komitmen Pemkot Bandung terhadap sektor kesehatan terbukti konsisten. Tahun ini, kota ini mencatatkan diri sebagai salah satu daerah yang bebas tunggakan BPJS, alias tidak

Aracely Azwa

Bandung Tanpa Tunggakan BPJS, Anggaran Kesehatan Capai Rp290 Miliar per Tahun

sekitarbandung.com– Komitmen Pemkot Bandung terhadap sektor kesehatan terbukti konsisten. Tahun ini, kota ini mencatatkan diri sebagai salah satu daerah yang bebas tunggakan BPJS, alias tidak ada utang iuran BPJS Kesehatan untuk peserta yang didaftarkan oleh pemerintah.

Jumlah pesertanya pun tidak sedikit—lebih dari 652 ribu warga dari kalangan masyarakat tidak mampu atau berpenghasilan rendah telah dijamin penuh. Semua biaya iuran mereka ditanggung oleh APBD tanpa kendala.

Komitmen Bandung Bebas Tunggakan BPJS

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Greisthy E. L. Borotoding, menjelaskan bahwa Pemkot Bandung secara rutin menganggarkan hampir Rp290 miliar per tahun untuk menjamin kesehatan warganya yang masuk dalam kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Tidak ada tunggakan. Semua dibayarkan rutin. Inilah bentuk nyata Bandung bebas tunggakan BPJS,” ujar Greisthy saat jumpa pers di Balai Kota, Kamis (10/7/2025).

Baca Juga: Wolbachia Diperluas! Pemkot Bandung Targetkan 3 Kecamatan Baru Demi Tekan DBD

Siapa Saja yang Dijamin?

Program ini menyasar warga miskin, lansia tanpa pekerjaan tetap, dan masyarakat yang tidak masuk kelompok pekerja formal. Mereka cukup membawa KTP dan terdaftar di BPJS untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis di puskesmas dan rumah sakit.

Akses Mudah ke Layanan Kesehatan

Dengan status peserta aktif, warga dapat langsung dilayani di fasilitas kesehatan tanpa harus membayar di muka. Bahkan, bila diperlukan rujukan ke rumah sakit, semuanya ditanggung oleh negara.

Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional di Bandung Hampir 99%

Cakupan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bandung kini mencapai 98,88%. Masih ada sekitar 1,2% warga yang belum masuk sistem, dan pemerintah terus mengupayakan penjangkauan melalui berbagai strategi.

Edukasi Mandiri dan Agen Pesiar

Untuk menjangkau yang belum tercover, BPJS Kesehatan menggencarkan program Agen Pesiar (Petugas Sosialisasi dan Registrasi). Mereka turun langsung ke rumah-rumah untuk memberi edukasi dan membantu pendaftaran mandiri bagi warga yang belum aktif.

“Kami minta bantuan masyarakat juga. Yang merasa belum aktif, segera daftar secara mandiri. Prosesnya mudah dan cepat,” ajak Greisthy.

Jika Anda ingin mengecek status keanggotaan atau melakukan pendaftaran mandiri, silakan kunjungi bpjs-kesehatan.go.id untuk informasi resmi.

Layanan Tetap Jalan, Dukungan Warga Dibutuhkan

Program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga kesehatan, memperbarui status keanggotaan, dan membantu penyebaran informasi sangat dibutuhkan.

“Kami jamin semua yang aktif akan mendapatkan layanan terbaik,” tegas Greisthy.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar