Ace Hasan Syadzily Ditinggalkan Pendukungnya, Janji Politik Tuai Kekecewaan

sekitarbandung.com – Nama Ace Hasan Syadzily kembali jadi sorotan di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Kang Ace itu kini

Aracely Azwa

Ace Hasan Syadzily Ditinggalkan Pendukungnya, Janji Politik Tuai Kekecewaan

sekitarbandung.com – Nama Ace Hasan Syadzily kembali jadi sorotan di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Kang Ace itu kini menjabat sebagai Gubernur Lemhannas RI setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2024.

Namun, kiprah panjangnya sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II sejak 2019 hingga 2024 kini mulai diwarnai nada kekecewaan dari sebagian pendukung yang dulu mengantarkannya duduk di Senayan.

Pendukung Kecewa dengan Janji Politik

Sejumlah koordinator tingkat kecamatan di Kabupaten Bandung mengaku kecewa terhadap sikap Ace Hasan yang dianggap mengabaikan para pendukungnya.

“Kami banyak menyerap ungkapan dari para pengusung di wilayah Kabupaten Bandung. Mereka menyesalkan ketidakkonsistenan ucapan atau janji yang dilontarkan Kang Ace kepada para pejuangnya,” ungkap salah satu tokoh lokal, Minggu (31/8/2025).

Menurut mereka, energi, waktu, dan biaya yang dulu dikerahkan demi memenangkan Ace Hasan tidak sebanding dengan perhatian yang diberikan setelah dirinya terpilih. “Kami yang selama ini mengidolakan, benar-benar sangat kecewa,” lanjutnya.

Baca Juga: Bale Seni Barli Kota Baru Parahyangan Resmi Diresmikan, Jadi Ikon Wisata Budaya Bandung Barat

Dari DPR RI ke Gubernur Lemhannas

Perjalanan karier Ace Hasan cukup panjang. Lahir 19 September 1976, ia dikenal sebagai akademisi sekaligus politikus Golkar. Sejak 2019 ia menjadi anggota DPR RI hingga akhirnya mendapat amanah baru sebagai Gubernur Lemhannas RI.

Lemhannas sendiri adalah lembaga strategis yang berperan dalam mencetak calon pemimpin nasional. Menurut penjelasan resmi di laman Lemhannas RI, institusi ini bertugas menyiapkan kader bangsa agar memiliki wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional yang kuat.

Potret Politik di Daerah

Kekecewaan publik di Kabupaten Bandung mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap wakil rakyat yang mereka pilih. Pengamat politik lokal menyebut fenomena ini wajar terjadi, mengingat masyarakat semakin kritis terhadap janji politik.

Menurut catatan KPU RI, keterwakilan rakyat di parlemen memiliki konsekuensi langsung terhadap kepercayaan pemilih. Artinya, jika komunikasi antara legislator dan konstituen terputus, potensi kekecewaan publik semakin besar.

Harapan Baru

Meski begitu, sejumlah tokoh masyarakat berharap Ace Hasan tidak melupakan basis dukungannya. Kehadiran figur dengan posisi strategis seperti Gubernur Lemhannas dinilai masih bisa membawa manfaat bagi pembangunan di Jawa Barat.

“Kami hanya ingin aspirasi masyarakat tetap diperhatikan. Jangan sampai perjuangan dulu dianggap sia-sia,” tutur salah seorang koordinator.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan politik adalah amanah yang harus dijaga. Publik menaruh harapan besar agar Ace Hasan Syadzily kembali merangkul para pendukungnya, bukan justru membuat mereka kecewa.

jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar