Anak Kurus = Stunting? Anak Aktif dan Lahap Makan Juga Belum Tentu Bebas Stunting!

Sekitarbandung.com – Banyak orang tua mengira stunting hanya terjadi pada anak yang kurus dan terlihat lemas. Padahal, pada kenyataannya tidak sesederhana seperti yang dibayangkan. Anak

Dicky Wicaksono

Anak Kurus = Stunting? Anak Aktif dan Lahap Makan Juga Belum Tentu Bebas Stunting!
Anak Kurus = Stunting? Anak Aktif dan Lahap Makan Juga Belum Tentu Bebas Stunting! (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Banyak orang tua mengira stunting hanya terjadi pada anak yang kurus dan terlihat lemas. Padahal, pada kenyataannya tidak sesederhana seperti yang dibayangkan.

Anak yang aktif bermain, sulit diam, dan makan lahap juga bisa mengalami stunting. Hal ini dikarenakan stunting dilihat dari pertumbuhan anak sesuai dengan usianya.

Stunting terjadi saat tinggi badan anak tidak sesuai dengan standar di usianya yang diakibatkan oleh kekurangan gizi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dampaknya bukan hanya tubuh yang lebih pendek, tetapi juga bisa memengaruhi perkembangan otak dan kesehatan anak ke depannya.

Baca Juga: Cegah Stunting dan Obesitas pada Anak dengan Konsumsi Real Food

Inilah mengapa jangan menunggu anak sampai sakit. Periksa tumbuh kembang anak secara rutin di Posyandu atau Puskesmas terdekat dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Ukur tinggi badan.
  • Timbang berat badan.
  • Konsultasikan gizi dan kesehatannya.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Senin (11/5/2026), mengajak para orang tua untuk memastikan anak tumbuh sehat dan aktif sesuai dengan usianya.

“Wargi Jabar, ayo cepat periksakan buah hati kita! Pastikan anak tumbuh sehat dan aktif sesuai usianya. Deteksi dini membantu pencegahan lebih cepat!” tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Telur Rebus Bisa Cegah Stunting, Berikut Cara Rebus Telur Menurut Pakar!

Related Post

Tinggalkan komentar