Sekitarbandung.com – Salah satu cara sederhana untuk mengatasi masalah stunting adalah dengan mengonsumsi telur sebagai sumber gizi yang mudah didapat dan terjangkau.
Salah satu pilihan sarapan praktis yang bisa dilakukan oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, adalah mengonsumsi telur rebus.
Ternyata, di balik kesederhanaannya, ada teknik khusus dalam merebus telur menurut para pakar agar hasilnya matang dengan sempurna.
Melalui situs Downshiftology pada November 2024, penulis sekaligus food blogger Lisa Bryan membagikan cara merebus telur yang konsisten dan tidak mudah retak. Berikut langkah-langkahnya:
1. Didihkan Air Terlebih Dahulu
- Pastikan air cukup tinggi untuk merendam telur, sekitar 2-3 sentimeter di atas permukaannya.
- Saat air sudah mendidih, kecilkan api agar gelembung tidak terlalu agresif.
- Gunakan saringan atau sendok berlubang untuk memasukkan telur secara perlahan.
- Setelah telur masuk, besarkan kembali api dan mulai menghitung waktu perebusan sesuai tingkat kematangan yang diinginkan.
Baca Juga: Keren! Bandung Masuk 34 Besar Kota dengan Kuliner Terbaik di Dunia
2. Perhatikan Waktu Merebus Telur
Setiap durasi perebusan menghasilkan tekstur kuning telur yang berbeda. Berikut panduan waktu yang bisa dijadikan acuan:
- 6 menit: Kuning telur masih cair dengan putih telur lembut.
- 6,5 menit: Kuning telur lembut seperti selai.
- 8 menit: Kuning telur setengah matang, masih sedikit lunak.
- 10 menit: Telur matang dengan bagian tengah agak lembut.
- 12 menit: Telur matang dengan kuning telur lebih cerah.
- 14 menit: Telur matang sempurna, putih telur padat tanpa terasa kering.
Setelah waktu perebusan tercapai, telur sebaiknya langsung dipindahkan ke dalam wadah berisi air es.
3. Perhatikan Keadaan Telur Sebelum dan Saat Direbus
Jika kulit telur masih sering retak, maka beberapa hal berikut bisa diterapkan untuk meminimalkan risiko:
- Gunakan telur suhu ruang, bukan yang baru dikeluarkan dari kulkas.
- Perhatikan kualitas cangkang.
- Jangan masukkan telur terlalu penuh dalam satu panci.
- Jangan masukkan telur saat air bergolak.
Satu hal yang perlu diingat yaitu telur rebus bukan hanya sekadar sumber protein hewani yang mudah didapat dan terjangkau, tetapi juga berperan penting dalam membantu mencegah stunting.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mulai membiasakan konsumsi telur rebus dalam menu harian sebagai langkah sederhana dalam mencegah stunting.
Baca Juga: Serba-Serbi Mi Kocok Kuliner Khas Bandung, Memanfaatkan Kikil Sapi sebagai Kuah Kaldu

