sekitarbandung.com – ASN Kota Bandung tetap menjalankan aktivitas kerja seperti biasa meski ada pembatasan akses kendaraan roda empat menuju Balai Kota sejak Senin (1/9/2025). Pemerintah Kota Bandung menegaskan, pelayanan publik tidak terpengaruh dan seluruh aparatur hadir sesuai jam kerja.
ASN Kota Bandung Tetap Masuk Kantor
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Evi Hendarin, memastikan bahwa seluruh pegawai negeri sipil hadir sesuai aturan absensi. Tidak ada kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan.
“Semua ASN hadir seperti biasa. Aktivitas pelayanan publik tetap berjalan, hanya saja seluruh kegiatan dipusatkan di dalam kantor,” kata Evi di Balai Kota Bandung.
Evi menambahkan, pembatasan hanya berlaku pada kendaraan roda empat. ASN maupun tamu diarahkan untuk menggunakan kendaraan roda dua atau transportasi umum selama kebijakan sementara ini berjalan.
Baca Juga: Pemkab Bandung Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Distribusi 120 Ton Beras Murah
Kondisi di Balai Kota Bandung Kondusif
Situasi di sekitar Balai Kota Bandung pada Senin siang terlihat terkendali. Tidak ada aksi demonstrasi yang mengganggu jalannya pemerintahan. Pegawai terlihat mengenakan seragam resmi, sesuai aturan yang berlaku.
Langkah pembatasan parkir kendaraan pribadi dinilai sebagai upaya preventif agar aktivitas di area perkantoran tetap aman dan tertib.
DPRD Kota Bandung Laksanakan Agenda Seperti Biasa
Selain ASN, kegiatan di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung juga berlangsung normal. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar, Edwin Senjaya, menjelaskan bahwa lembaga legislatif tetap menjalankan tugas sesuai agenda.
“Hari ini memang tidak ada rapat, tetapi anggota dewan tetap hadir di kantor. Jika tidak ada agenda resmi, mereka turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Edwin.
Agenda penting seperti rapat Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Anggaran (Banggar) juga dipastikan berjalan sesuai jadwal.
Pembatasan Kendaraan Berlaku Menyeluruh
Kebijakan pembatasan kendaraan roda empat di area Balai Kota tidak hanya berlaku untuk ASN, tetapi juga bagi anggota dewan maupun tamu. Mobil pribadi dilarang masuk, sehingga area Balai Kota lebih tertib dari kepadatan kendaraan.
“Kami berharap situasi nasional segera pulih sehingga seluruh kegiatan pemerintahan dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan,” tutur Edwin.
ASN Kota Bandung Fokus pada Pelayanan Publik
Meski ada keterbatasan akses kendaraan, Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa kinerja ASN tetap terjaga. Pelayanan publik di berbagai dinas berjalan normal, baik di sektor administrasi kependudukan, perizinan, hingga pelayanan dasar lain yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
Kebijakan ini juga menjadi bukti bahwa Pemkot Bandung ingin memastikan roda pemerintahan tidak terhenti di tengah kondisi nasional yang sedang bergejolak.
Partisipasi Publik dan Saluran Aspirasi
Warga Kota Bandung tetap bisa menyampaikan aspirasi maupun pengaduan terkait pelayanan publik melalui jalur resmi. Salah satunya adalah Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!), yang dapat diakses secara daring.
Selain itu, informasi resmi mengenai agenda pemerintahan Kota Bandung juga dapat ditemukan melalui Portal Resmi Pemkot Bandung. Dengan cara ini, masyarakat tetap mendapatkan akses informasi terpercaya tanpa harus datang langsung ke Balai Kota.
Harapan Pemerintah dan Warga Bandung
Kebijakan pembatasan akses kendaraan roda empat diperkirakan hanya bersifat sementara. Pemerintah dan DPRD berharap situasi segera kondusif sehingga seluruh aktivitas pemerintahan dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan logistik maupun mobilitas.
Masyarakat pun menyambut baik langkah antisipatif ini, sebab pelayanan publik tetap berjalan dan aktivitas pegawai negeri tidak terganggu.
Hingga awal September 2025, ASN Kota Bandung tetap bekerja normal meskipun ada pembatasan kendaraan menuju Balai Kota. Aktivitas pemerintahan dan DPRD berlangsung tanpa hambatan berarti, dengan pelayanan publik tetap berjalan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

