Bandung Kota Termacet, Ini 7 Janji Pemkot Benahi Transportasi

sekitarbandung.com – Bandung kembali dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia menurut laporan tahunan TomTom Traffic Index. Waktu tempuh rata-rata pengendara di kota ini mencapai 32

Aracely Azwa

Bandung Kota Termacet, Ini 7 Janji Pemkot Benahi Transportasi

sekitarbandung.com – Bandung kembali dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia menurut laporan tahunan TomTom Traffic Index. Waktu tempuh rata-rata pengendara di kota ini mencapai 32 menit 37 detik hanya untuk menempuh jarak 10 kilometer.

Menanggapi hal ini, Pemkot Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyampaikan komitmen serius untuk membenahi sistem transportasi publik. Tujuannya jelas: mengikis predikat Bandung kota termacet dan mengubah budaya ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Baca Juga: Ayah Biologis Anak Lisa Mariana: 3 Fakta Pengakuan Mengejutkan

Berikut adalah 7 langkah konkret yang dijanjikan pemerintah untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung:

 1. Peluncuran Metro Jabar Trans

Sistem transportasi bus ini sedang ditingkatkan baik dari sisi kapasitas maupun kenyamanan. Bus-bus Metro Jabar Trans akan menjadi andalan angkutan massal di kawasan Bandung Raya.

 2. Kartu Multi Trip (KMT) Antar Moda

Mulai 19 Juni 2025, Kartu Multi Trip (KMT) sudah dapat digunakan untuk membayar tiket kereta dan bus secara terintegrasi. Inovasi ini merupakan hasil kerja sama Pemprov Jabar dengan KAI Commuter.

“KMT kini bisa jadi alat transaksi bus dan kereta di seluruh Pulau Jawa,” ujar Dirut KAI Commuter, Asdo Artriviyanto.

 3. Dorongan Hadirnya KRL di Bandung

Pemerintah juga mendorong pemerintah pusat untuk menghadirkan kereta listrik (KRL) di Bandung agar waktu tunggu antar kereta bisa dipersingkat menjadi hanya 5–10 menit.

 4. Integrasi Moda di Stasiun

Dishub Jabar juga tengah merancang integrasi bus, kereta, dan angkutan kota di setiap stasiun utama. Harapannya, masyarakat dapat berpindah moda transportasi tanpa hambatan.

5. Penataan Ulang Sistem Angkot

Salah satu sumber kemacetan di Bandung adalah sistem angkot yang tidak tertata. Pemerintah berjanji akan menata ulang trayek dan manajemen angkot agar lebih efisien dan terhubung dengan moda lainnya.

 6. Evaluasi Desain Tata Kota

Menurut Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, akar masalah kemacetan adalah desain kota Bandung yang tidak lagi sesuai dengan jumlah penduduk sekarang.

“Kota Bandung awalnya dirancang untuk 800 ribu jiwa. Sekarang sudah lebih dari itu,” katanya.

 7. Edukasi dan Dorongan Ubah Perilaku

Perubahan sistem saja tak cukup. Pemerintah juga mendorong perubahan gaya hidup masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

 Fakta: Bandung Kota Termacet Versi TomTom Traffic Index

Menurut laporan TomTom Traffic Index, Bandung berada di peringkat pertama kota paling macet di Indonesia, mengungguli Jakarta dan Surabaya. Hal ini menjadi alarm serius untuk pembenahan transportasi perkotaan.

Sumber: Detik Jabar

Untuk informasi transportasi publik dan kebijakan Pemkot Bandung lainnya, kunjungi selalu sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar