BBPOM Bandung Temukan 46 Produk Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

sekitarbandung.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung kembali mengungkap temuan mengejutkan. Sepanjang semester pertama tahun 2025, lembaga ini berhasil menemukan 46 produk

Aracely Azwa

BBPOM Bandung Temukan 46 Produk Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

sekitarbandung.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung kembali mengungkap temuan mengejutkan. Sepanjang semester pertama tahun 2025, lembaga ini berhasil menemukan 46 produk obat bahan alam (OBA) yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya. Fakta ini memperlihatkan bahwa praktik pencampuran bahan kimia ilegal pada obat tradisional masih menjadi masalah serius di Indonesia.

Temuan BBPOM Bandung dan Fakta Lapangan

Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta, menjelaskan temuan ini merupakan hasil dari pengawasan intensif dan serangkaian uji laboratorium sejak 2024. Menurutnya, peredaran OBA dengan BKO masih marak di pasaran, meskipun sebagian produk sudah pernah diumumkan dalam Public Warning resmi BPOM.

“Praktik penambahan bahan kimia obat pada produk obat tradisional jelas sangat berisiko. Bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mengikis kepercayaan terhadap industri obat bahan alam,” ujar Bagus dalam sosialisasi di Kantor BBPOM Bandung, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga: RW Kawasan Bebas Sampah Bandung Jadi Garda Depan Program, Dapat Dana Rp200 Juta

Dampak Kesehatan Akibat Bahan Kimia dalam Obat Alam

Penggunaan bahan kimia berbahaya pada obat tradisional sering kali dilakukan untuk memberikan efek instan, seperti meredakan nyeri atau meningkatkan stamina. Namun, efek tersebut dapat memicu masalah serius seperti:

  • Gangguan fungsi hati dan ginjal

  • Kerusakan jantung akibat penggunaan obat keras tanpa dosis tepat

  • Risiko kanker akibat paparan bahan kimia berbahaya secara terus-menerus

  • Gangguan metabolisme tubuh dalam jangka panjang

BPOM RI sendiri telah berulang kali memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap obat tradisional yang memberikan klaim “manjur seketika” atau “hasil cepat”, karena biasanya mengandung campuran bahan kimia obat.  Baca peringatan resmi BPOM di sini.

Langkah Penindakan BBPOM Bandung

Sebagai bentuk tindak lanjut, BBPOM Bandung langsung menarik produk-produk yang melanggar aturan dari pasaran. Selain itu, lembaga ini juga memperluas program bimbingan teknis (bimtek) bagi pelaku usaha untuk meningkatkan literasi, memperkuat kepatuhan regulasi, serta memastikan distribusi OBA berjalan sesuai ketentuan.

Bagus menegaskan, upaya ini tidak hanya menyasar produsen, tetapi juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, asosiasi, media, hingga masyarakat. “Literasi yang kuat dan komitmen nyata adalah kunci agar OBA bebas dari BKO,” tegasnya.

Tantangan Industri Obat Bahan Alam Indonesia

Indonesia dikenal memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, sehingga potensial untuk menjadi pusat produksi obat bahan alam dunia. Sayangnya, praktik pencampuran bahan kimia ilegal justru merusak peluang tersebut.

“Jika kita tidak bisa menjaga kualitas dan keamanan produk dalam negeri, bagaimana mungkin bersaing di pasar global? Pengawasan harus semakin diperketat,” lanjut Bagus.

Edukasi Masyarakat: Cara Mengenali Obat Tradisional Aman

BBPOM mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas memilih obat bahan alam. Beberapa tips sederhana agar tidak terjebak pada produk berbahaya antara lain:

  1. Periksa izin edar pada kemasan dan pastikan terdaftar di cek BPOM.

  2. Waspadai klaim berlebihan seperti “menyembuhkan semua penyakit” atau “efek instan tanpa efek samping”.

  3. Hindari membeli obat tradisional tanpa label jelas atau yang dijual bebas tanpa informasi produsen.

  4. Konsultasikan pada tenaga medis sebelum menggunakan obat bahan alam sebagai terapi pendamping.

Kolaborasi untuk Perlindungan Konsumen

Bagus menutup dengan pesan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. “Melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi, mari kita wujudkan pengawasan obat dan makanan yang lebih efektif. Indonesia punya potensi besar, tapi potensi itu hanya bisa diwujudkan jika produk kita aman, bermutu, dan dipercaya,” pungkasnya.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar