Berbuka Puasa di Commuter Line? Berikut Syarat dan Ketentuannya!

Sekitarbandung.com – Menjelang waktu berbuka puasa, KAI Commuter Line memberikan kelonggaran waktu untuk membatalkan puasa dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan peraturan yang berlaku. Aturan

Dicky Wicaksono

Berbuka Puasa di Commuter Line? Berikut Syarat dan Ketentuannya!
Berbuka Puasa di Commuter Line? Berikut Syarat dan Ketentuannya! (Instagram/@commuterline)

Sekitarbandung.com – Menjelang waktu berbuka puasa, KAI Commuter Line memberikan kelonggaran waktu untuk membatalkan puasa dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan peraturan yang berlaku.

Aturan Membatalkan Puasa di Dalam Commuter Line

Diperbolehkan makan dan minum pada saat waktu berbuka tiba, tetapi harus mengikuti peraturan yang ada.

Yang Diperbolehkan:

  • Air mineral – dalam kemasan atau tumbler
  • Buah kurma – atau buah lainnya yang tidak berbau menyengat
  • Makanan ringan – seperti roti

Yang Tidak Diperbolehkan:

  • Nasi dengan lauk pauk
  • Makanan siap saji
  • Makanan dan minuman berbau menyengat
  • Kopi, soda, sirup, dan es buah

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

  • Hanya boleh dilakukan di waktu berbuka puasa tiba
  • Maksimal waktu 1 jam dari waktu berbuka
  • Tetap menjaga kebersihan di area kereta dan stasiun
  • Menyimpan dan membuang sampah di tempat yang telah disediakan di stasiun tujuan
  • Menyimpan dan membuang sampah di tempat yang telah disediakan di stasiun tujuan

Baca Juga: Rekomendasi Makanan untuk Sahur Ramadan agar Kuat Puasa Seharian

Selain itu, KAI Commuter Line juga menyediakan beberapa Water Station untuk penumpang yang ingin membatalkan puasa di area stasiun secara gratis dengan membawa tumbler atau tempat minum lainnya.

Oleh karena itu, melalui unggahan akun Instagram @commuterline pada Rabu (18/2/2026), KAI Commuter Line mengajak masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh hikmah.

“Mari kita jalankan ibadah puasa dengan penuh hikmah dan saling menghormati sesama pengguna Commuter Line,” tulisnya dalam caption.

“Ketahuilah bahwa bulan kalian (Bulan Ramadan) terus berkurang, maka tambahlah frekuensi amalan kalian.” Ibnu Rajab Al-Hambali Rahimahullah.

Baca Juga: Tak Hanya Muhammadiyah, Arab Saudi hingga Palestina Mulai Puasa Ramadan 2026 Hari Ini

Related Post

Tinggalkan komentar