sekitarbandungcom – Kongres Rohis 2025 menjadi ajang strategis pembinaan pengurus Rohani Islam SMA/SMK seluruh Indonesia dengan golden ticket dan beasiswa. Simak agenda lengkapnya.
Kongres Rohis 2025 resmi disiapkan oleh Kementerian Agama sebagai momentum bersejarah bagi pengurus Rohani Islam (Rohis) tingkat SMA/SMK seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan digelar pada tanggal 12–15 November 2025 di Jakarta dan menandai langkah organisasi Rohis nasional untuk bersinergi dengan visi Indonesia Emas 2045.
Tema utama acara ini, “Mengawal Calon Pemimpin untuk Indonesia Emas 2045”, menegaskan bahwa melalui Kongres Rohis 2025 peserta tidak hanya dilatih secara keagamaan, namun juga dibekali karakter moderat, kreatif, dan siap berkontribusi di masyarakat.
Sebanyak 306 pengurus Rohis dari 34 provinsi dipastikan hadir sebagai peserta aktif, dilengkapi oleh 34 guru pembina dan 16 siswa finalis lomba Semarak Kongres sebagai peserta peninjau. Direktur PAI Kemenag, M. Munir, menyampaikan: “Kongres Rohis 2025 ini momentum yang sangat baik karena insya Allah akan melahirkan calon-calon pemimpin bangsa masa depan, khususnya generasi emas 2045 beriman dan bertakwa yang memiliki karakter mulia, cerdas, moderat dan inovatif.”
Agenda utama Kongres Rohis 2025 mencakup pembekalan pra-kongres secara daring pada 31 Oktober, sidang pleno untuk pembahasan AD/ART organisasi, penyusunan program kerja nasional, pemilihan Ketua Umum Rohis Nasional, dan pembentukan tim formatur. Semua dirancang agar Rohis bisa bergerak lebih terstruktur dan memiliki peran strategis di era digital.
Panitia juga menggelar sejumlah lomba kreatif yang menyemarakkan Kongres Rohis 2025. Tiga kategori utama adalah Pemilihan Brand Ambassador Rohis Nasional, Lomba Cipta Jingle Rohis, dan Social Media Challenge. Sebanyak 3.953 siswa dari 36 provinsi sudah mendaftar dan 16 finalis terpilih akan hadir di Jakarta untuk tahap grand final. Turut hadir pula publik figur seperti Raffi Ahmad yang akan mengisi talkshow bertema “Personal Branding Rohis Abad 21”.
Bahkan, dalam persiapan acara, panitia menyebut bahwa Kongres Rohis 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pengembangan lima dimensi cinta (kepada Allah dan Rasul-Nya, kepada diri dan sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan tanah air) serta sembilan nilai kerohanian Islam seperti cinta Al-Qur’an, cinta ibadah, cinta orang tua dan guru, cinta belajar, dan cinta inovasi.
Salah satu aspek yang paling menarik adalah program “Golden Ticket & Beasiswa UKT 8 semester” yang ditawarkan selama Kongres Rohis 2025. Lewat kerja sama antara Kemenag dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), peserta terbaik akan diberi kemudahan masuk PTKIN tanpa tes dan beasiswa penuh UKT selama delapan semester. “Rohis adalah sarana strategis untuk membentuk agen perubahan yang moderat dan berakar nilai Islam serta kebangsaan,” ujar M. Munir dalam rilis resmi.
Keikutsertaan dari 34 provinsi dan guru pendamping menunjukkan bahwa Kongres Rohis 2025 juga berfungsi membangun jejaring nasional Rohis yang kuat. Keberadaan guru pembina dan finalis lomba mencerminkan upaya untuk tidak hanya membentuk pengurus, tapi juga penggerak perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.
Dalam sesi pembukaan nanti, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, akan memimpin acara dengan pesan kuat bahwa Rohis harus menjadi “generasi toleran, religius, dan produktif”. “Hormati teman-teman Kristen, Hindu, Budha, karena keyakinan mereka pun kuat,” tegas Kamaruddin. Pernyataan ini menegaskan bahwa Kongres Rohis 2025 juga menekankan nilai kebhinekaan dan persatuan dalam bingkai NKRI.
Terkait digitalisasi dan peluang anak muda, kehadiran finalis Social Media Challenge dan talkshow dengan Raffi Ahmad menunjukkan bahwa Kongres Rohis 2025 ingin menjembatani dunia keagamaan dan teknologi. Para peserta akan dilatih menggunakan media digital, membangun citra Rohis yang modern, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai keislaman.
Sebagai organisasi sekolah, Rohis melalui Kongres Rohis 2025 diharapkan bisa menjadi laboratorium karakter yang menghasilkan generasi visioner. Dalam artikel opini “Rohis dan Ikhtiar Siapkan Generasi Religius, Visioner, dan Berwawasan Kebangsaan”, disebut bahwa Rohis adalah organisasi ekstrakurikuler yang harus diberdayakan untuk mendukung eksistensi PAI dan pengembangan soft skill murid.
Salah satu delegasi dari Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa Kongres Rohis 2025 akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Kepala Bidang PAI Sulteng, H. Rusdin, menyebut: “Kami berharap delegasi dapat memberikan kontribusi terbaik bagi wajah Rohis Indonesia di tingkat nasional.” Keikutsertaan provinsi-provinsi kecil hingga daerah timur menunjukkan skala nasional acara ini.
Secara keseluruhan, Kongres Rohis 2025 adalah bagian dari strategi nasional dalam membentuk SDM unggul berbasis nilai Islam. Dari pembekalan hingga pemilihan ketua, lomba kreatif hingga beasiswa, semua dirancang untuk menjawab tantangan zaman: generasi muda yang religius, kreatif, inklusif, dan mampu bersaing global.
Jika seluruh rangkaian berjalan sesuai rencana, maka Kongres Rohis 2025 akan menetapkan arah baru bagi gerakan Rohis di Indonesia—dari organisasi sekolah menjadi jaringan nasional yang siap berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan dunia.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com.

