Sekitarbandung.com – Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim dan Muslimah pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap Muslim dan Muslimah, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang memiliki kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya pada malam Idulfitri.
Waktu yang tepat untuk membayar zakat fitrah dimulai sejak awal bulan Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
Zakat fitrah wajib dikeluarkan sebesar satu sha’ makanan pokok. Satu sha’ setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau makanan pokok per jiwa. Sebagaimana hadits Rasulullah dari Ibnu Abbas,
Baca Juga: Memang Beda Ya Infak dan Sedekah? Kalau Zakat dan Wakaf, Itu Apa Ya?
“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan diri orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor serta untuk memberi makanan kepada orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima dan barangsiapa yang menunaikannya sesudah salat Id, maka itu hanyalah sekadar sedekah” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Selasa (17/3/2026) mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat dan menyalurkannya kepada amil zakat.
“Yuk Wargi, tunaikan zakat dan salurkan kepada amil zakat yang amanah dan transparan. Jangan lupa sempurnakan ibadah kita di bulan suci ini dengan menunaikan Zakat Fitrah, ya!” tulisnya dalam unggahan.
Baca Juga: Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai Penggerak Ekonomi Umat di Jawa Barat

