Sekitarbandung.com – Badan Perwakilan Netizen (BPN) bersyukur karena pengungkapan kasus tramadol yang mereka lakukan mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @badanperwakilannetizen pada Kamis (9/4/2026), BPN mengucapkan terima kasih kepada warganet yang telah membantu sehingga kasus tersebut mendapat sorotan dari Pemkot Bandung.
“Akhirnya dinotice sama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Terima kasih pren Badan Perwakilan Netizen. Tanpa bantuan kalian kami bukan apa-apa,” tulisnya dalam caption.
Dalam keterangannya, Farhan menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperketat pengawasan.
Baca Juga: Bandung Darurat Peredaran Obat-obatan Tramadol, Pemkot Bandung Akan Perketat Pengawasan
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan meminta kepada ketiga instansi tersebut agar lebih tegas dan ketat dalam menindak pelaku yang mengedarkan tramadol di Kota Bandung.
Langkah yang bisa dilakukan saat ini adalah menahan barang bukti berupa obat, bukan orangnya, ketika ditemukan di lapangan, karena pelaku belum termasuk ke dalam golongan satu.
Lebih lanjut, BPN berharap peredaran tramadol di DKI Jakarta segera diberantas oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung agar masyarakat tidak resah.
“Tinggal DKI Jakarta nih yang masih bandel. Ayo dong Pak Pramono Anung gas lah. Masa takut sama kartel-kartelan modol,” imbuhnya.

