Sekitarbandung.com – Jika mendengarkan kata madu, terkadang yang terpikirkan yaitu pemanis alami yang sering dianggap lebih sehat daripada gula biasa.
Tetapi ternyata, di dalam madu lebah tanpa sengat ada sesuatu yang jauh lebih menarik dari sekadar rasa manisnya.
Penemuan BRIN
Peneliti BRIN menemukan bahwa bakteri probiotik dari madu dan bee pollen lebah tanpa sengat asli Indonesia memiliki potensi yang tidak main-main.
Bakteri baik ini mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri penyebab penyakit, termasuk E. coli, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa.
Baca Juga: Produsen Kopi Terbesar, tetapi Mengapa Indonesia Masih Merasa Inferior?
Selain itu, dalam pengujian laboratorium, bakteri tersebut juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi serta potensi antikanker terhadap sel kanker kolon (usus).
Para peneliti juga menemukan kemampuan menghambat enzim yang berperan dalam proses pemecahan karbohidrat menjadi gula. Inilah mengapa ada potensi untuk membantu pengendalian kadar gula darah.
Berasal dari Indonesia
Satu hal yang menarik yaitu semua temuan ini berasal dari madu lebah tanpa sengat lokal Indonesia yang dikumpulkan dari berbagai daerah, termasuk Yogyakarta dan Sumbawa.
Tentu ini masih perlu penelitian lanjutan. Tetapi temuan ini menunjukkan kalau kekayaan hayati Indonesia mungkin masih menyimpan banyak “harta karun” kesehatan yang belum kita kenal sepenuhnya.
Baca Juga: Mitos Makanan yang Jatuh Menurut Kacamata Sains, Belum Lima Menit!

