Cruz Azul Gagal Menang dalam Empat Laga Beruntun, Ditahan Imbang Pumas 3-3

sekitarbandungcom – Cruz Azul kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 3-3 melawan Pumas UNAM pada pertandingan Jornada 11 Liga MX Apertura 2026, Minggu, 11

Erna Cahya

[addtoany]

Cruz Azul Gagal Menang dalam Empat Laga Beruntun, Ditahan Imbang Pumas 3-3

sekitarbandungcom – Cruz Azul kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 3-3 melawan Pumas UNAM pada pertandingan Jornada 11 Liga MX Apertura 2026, Minggu, 11 Oktober 2026.

Sempat tertinggal dengan selisih dua gol, Cruz Azul berhasil bangkit dan menyelamatkan satu poin melalui gol Christian Ebere pada menit ke-85.

Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Cruz Azul menjadi empat pertandingan berturut-turut di seluruh kompetisi.

Cruz Azul Tertinggal Dua Gol pada Babak Pertama

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Olímpico Universitario, Mexico City, dimulai dengan tekanan dari Pumas UNAM.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Juninho Vieira, yang berhasil memanfaatkan peluang di area pertahanan Cruz Azul.

Pumas kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-15 melalui César Huerta. Gol tersebut membuat Cruz Azul harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

Tim tamu kesulitan mengantisipasi serangan cepat yang dilancarkan pemain Pumas.

Situasi berubah ketika Huerta menerima kartu merah pada menit ke-37. Pumas harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain, sehingga Cruz Azul memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan serangan.

Cruz Azul memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menjelang akhir babak pertama. Agustín Palavecino mencetak gol pada menit ke-45+3 dan memperkecil skor menjadi 1-2.

Gol itu menjaga peluang tim tamu untuk mengejar ketertinggalan setelah turun minum. Laporan mengenai jalannya pertandingan dan cuplikan gol dapat dibaca melalui Fox Sports México.

Baca juga: FAST Gelar RUPSLB Oktober 2026, Kinerja KFC Indonesia Mulai Membaik

Pumas Kembali Unggul, Cruz Azul Terus Mengejar

Memasuki babak kedua, Pumas tidak membiarkan Cruz Azul menguasai pertandingan sepenuhnya. Robert Morales mencetak gol pada menit ke-49 dan membawa tuan rumah unggul 3-1.

Gol tersebut menjadi tantangan besar bagi Cruz Azul yang berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Meski tertinggal dua gol, Cruz Azul terus meningkatkan tekanan.

Tim tamu beberapa kali memperoleh peluang, tetapi penyelesaian akhir dan penampilan penjaga gawang Keylor Navas membuat usaha mereka tidak selalu membuahkan hasil.

Andrés Montaño akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-3 dan meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Pumas.

Cruz Azul terus menyerang hingga menjelang akhir pertandingan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-85 ketika Christian Ebere mencetak gol penyeimbang.

Gol tersebut memastikan pertandingan berakhir dengan skor 3-3. Hasil imbang ini memperlihatkan daya juang Cruz Azul, tetapi sekaligus menyoroti persoalan konsistensi tim dalam meraih kemenangan.

Empat Pertandingan Tanpa Kemenangan Jadi Perhatian

Hasil melawan Pumas memperpanjang periode sulit Cruz Azul. Menurut laporan AS México, Cruz Azul sebelumnya kalah 0-2 dari Inter Miami di Campeones Cup pada 16 September dan kalah 0-1 dari Monterrey pada pertandingan Liga MX tiga hari kemudian.

Setelah dua kekalahan tersebut, Cruz Azul bermain imbang 3-3 melawan Toluca pada 26 September. Hasil serupa kembali diperoleh ketika menghadapi Pumas.

Dengan demikian, tim mencatat dua hasil imbang berturut-turut di liga setelah menelan dua kekalahan sebelumnya.

Catatan tersebut menjadi perhatian karena Cruz Azul memiliki ambisi bersaing di papan atas Apertura 2026. Kegagalan mengamankan tiga poin dapat menghambat upaya mereka memperbaiki posisi klasemen.

Setelah 11 pertandingan, laporan AS México menempatkan Cruz Azul di posisi ketujuh dengan 17 poin. Tim telah mencetak 22 gol dan kebobolan 21 gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa produktivitas serangan belum sepenuhnya diimbangi pertahanan yang konsisten.

Laga Berikutnya Jadi Kesempatan untuk Bangkit

Cruz Azul dijadwalkan menghadapi FC Juárez pada 17 Oktober 2026 di Estadio Banorte dalam lanjutan Liga MX.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mengakhiri rangkaian tanpa kemenangan dan kembali mengumpulkan tiga poin. Pelatih Joel Huiqui perlu mengevaluasi keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Kemampuan mencetak gol ketika tertinggal menjadi sisi positif dari pertandingan melawan Pumas, tetapi tim juga perlu mengurangi kesalahan yang memungkinkan lawan menciptakan peluang berbahaya.

Di sisi lain, Cruz Azul masih memiliki kesempatan memperbaiki posisinya selama kompetisi berlangsung.

Konsistensi dalam memanfaatkan peluang dan menjaga pertahanan akan menjadi faktor penting dalam pertandingan selanjutnya.

Perkembangan jadwal dan hasil pertandingan dapat dipantau melalui situs resmi Cruz Azul dan portal resmi Liga MX.

Hasil melawan FC Juárez nantinya akan menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat apakah Cruz Azul mampu kembali ke jalur kemenangan.

Baca juga: Radja Nainggolan Menyesal Tak Bela Timnas Indonesia, Singgung Uang hingga Rolex

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar