Dekontaminasi Radiasi Cesium Cikande, 63 Warga Sukatani Direlokasi ke Hunian Aman

sekitarbandung.com – Pemerintah melalui tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BRIN, dan Bapeten mulai melakukan percepatan dekontaminasi radiasi Cesium Cikande yang ditemukan

Aracely Azwa

Dekontaminasi Radiasi Cesium Cikande

sekitarbandung.com – Pemerintah melalui tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BRIN, dan Bapeten mulai melakukan percepatan dekontaminasi radiasi Cesium Cikande yang ditemukan di kawasan Industri Modern Cikande, Banten.
Sebanyak 63 warga dari Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, direlokasi sementara untuk mempercepat proses pembersihan dan memastikan keselamatan mereka dari paparan radiasi Cesium-137.

Langkah ini dilakukan setelah area Barengkok, Desa Sukatani, ditetapkan sebagai Zona Merah (F2)—wilayah dengan tingkat kontaminasi tertinggi yang memerlukan penanganan segera.

“Kami telah memindahkan 19 keluarga, total 63 jiwa, untuk menjamin keselamatan mereka. Relokasi tahap kedua juga segera dilakukan,” jelas Ridho Sani, Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK.

Tahapan Dekontaminasi dan Pemeriksaan Radiasi

Sebelum relokasi, seluruh warga wajib menjalani pemeriksaan radiasi menggunakan alat deteksi khusus yang dioperasikan oleh tim gabungan Bapeten, BRIN, Nubika TNI AD, dan KBRN Brimob Polri.
Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak ada material radioaktif Cesium-137 yang terbawa keluar dari zona terdampak dan mencegah terjadinya kontaminasi silang (cross contamination).

Jika ditemukan indikasi paparan, petugas melakukan prosedur dekontaminasi langsung hingga tingkat radiasi berada di bawah batas aman.
Setelah dinyatakan aman, warga kemudian dipindahkan ke hunian sementara yang berlokasi di dekat Kantor Desa Sukatani.

“Setiap warga harus melalui tahapan pemeriksaan ketat agar tidak ada sisa kontaminasi yang terbawa ke luar zona,” tambah Ridho.

Baca Juga: bank bjb & Vindes Sajikan “Bahkan Voli 3”, Serunya Nabung Bisa Dapat Tiket Nonton Langsung!

Pemeriksaan Kesehatan oleh BRIN dan Kemenkes

Selain pemeriksaan radiasi, pemeriksaan medis dilakukan oleh tim gabungan dari BRIN dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Puskesmas Cikande.
Warga menjalani pemeriksaan fisik umum, tanda-tanda vital, serta skrining khusus untuk mendeteksi kemungkinan dampak paparan radiasi Cesium-137 terhadap tubuh manusia.

Semua hasil pemeriksaan dicatat secara digital untuk menjadi dasar pemantauan kesehatan jangka panjang.
Data ini akan dipantau secara berkala untuk memastikan tidak ada efek lanjutan setelah proses dekontaminasi selesai.

Fokus Utama: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat

Penanganan dekontaminasi radiasi Cesium Cikande dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (precautionary principle).
KLHK menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap tahap evakuasi, dekontaminasi, hingga pemulihan area terdampak.

Protokol keamanan radiasi yang diterapkan oleh BRIN dan Bapeten sudah mengikuti standar IAEA (International Atomic Energy Agency) agar tidak ada dampak lanjutan terhadap warga, lingkungan, maupun petugas.

“Kami tidak ingin ada risiko lanjutan. Semua prosedur berjalan sesuai protokol radiasi internasional,” kata Ridho menegaskan.

Pemantauan Lingkungan Pasca-Dekontaminasi

Setelah tahap dekontaminasi selesai, area terdampak akan menjalani monitoring lingkungan lanjutan, termasuk pemeriksaan tanah, air tanah, dan udara di sekitar lokasi Industri Modern Cikande.
Hasil pemantauan ini akan menjadi dasar penentuan status akhir wilayah apakah sudah bebas dari kontaminasi Cesium-137.

Upaya pemerintah dalam dekontaminasi radiasi Cesium Cikande menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menegaskan komitmen negara terhadap keamanan lingkungan.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai regulasi dan panduan keselamatan radiasi di Indonesia, Anda dapat mengunjungi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten)

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar