Sekitarbandung.com – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mulai mengenalkan Artificial Intelligence (AI) kepada anak.
Imbauan tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Jumat (5/11/2025), sebagai bentuk edukasi dini mengenai teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pengenalan AI kepada anak, menurut Diskominfo, perlu dilakukan dengan cara yang aman, terarah, dan mengikuti pedoman perlindungan digital.
Hal ini sejalan dengan PP Tunas (Perlindungan Data Anak) dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI yang menekankan pentingnya aspek keamanan, privasi, dan pendampingan orang tua dalam setiap aktivitas digital anak.
AI kini semakin terintegrasi dalam berbagai aktivitas masyarakat. Namun, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau penyalahgunaan, anak perlu dikenalkan secara bijak.
Oleh karena itu, Diskominfo memberikan sejumlah tips yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
-
Ajak anak memahami bahwa AI adalah alat bantu, bukan pengganti manusia.
Jelaskan konsep ini secara sederhana agar anak tidak memiliki ekspektasi berlebihan. Penjelasan yang tepat dapat melatih kemampuan berpikir kritis. Orang tua dapat mengenalkan hal ini melalui diskusi ringan maupun permainan edukatif yang sesuai usia. -
Dampingi anak saat menggunakan aplikasi berbasis AI.
Peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam mengontrol penggunaan teknologi. Pendampingan ini mencakup pembatasan waktu layar, pemilihan platform yang aman, serta menghindari penggunaan AI untuk hal-hal yang tidak tepat, seperti menjadikan AI sebagai “contekan” untuk tugas sekolah. -
AI dapat membantu belajar bahasa, matematika, seni, dan sains, tetapi tetap hanya alat bantu.
Orang tua perlu mengingatkan bahwa AI tidak dapat menjadi pendamping emosional atau pengganti interaksi manusia. Teknologi tersebut hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan sebagai pihak yang memberikan kenyamanan emosional.
Oleh karena itu, Diskominfo Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk aktif mendampingi anak dalam mengenal AI secara lebih cerdas dan aman.
Pendampingan ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak-anak di era teknologi yang terus berkembang.
“Jadi, yuk dampingi anak mengenal AI dengan lebih cerdas dan aman!” tulis Diskominfo dalam unggahannya.
Baca Juga: Pemkot Bandung Hadirkan Tombol Darurat, Siap Menampung Laporan Kedaruratan dari Masyarakat

