sekitarbandung.com – Kasus dugaan penipuan perusahaan BUMD Kabupaten Bandung, PT Bandung Daya Sentosa (PT BDS) sudah ditangani Polda Jabar.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan.
Surawan menyebut ada laporan dari salah satu vendor terkait polemik keuangan perusahaan BUMD Kabupaten Bandung, PT BDS yang saat ini masih bergulir.
“Ya benar kami tengah menanganinya,” kata Surawan saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/2025).
Surawan mengatakan,bahwa dalam perkara ini sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan. Namun, dia masih belum dapat menjelaskannya secara lengkap.
“Nanti ya lengkapnya. Sudah ada 12 orang yang kami mintai keterangan. Minggu depan giliran terlapor (pihak PT BDS) yang akan dimintai keterangannya,” katanya.
Sementara itu salahsatu vendor, Dedet Aprila, telah menempuh jalur hukum pidana.
Dedet merupakan CEO CV Indofarm dan salah satu dari 19 pihak yang mengaku menjadi korban.
“Saya sudah melapor ke ke Polda Jawa Barat dan sedang proses saat ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Dedet menyebut laporan ke Polda Jawa Barat tersebut mengacu pada dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, yaitu Pasal 378 dan 372 KUHP, bahkan dalam perkembangannya, laporan tersebut mengarah pada Pasal 379a KUHP tentang perbuatan penipuan yang dilakukan secara berulang dan menjadi mata pencarian.
“Kalau ke Polda itu pasal, 378 dan 372. Perkembangannya jadi 379A yaitu perbuatan pencurian yang berulang-ulang jadi mata pencarian. Kenapa menjadi mata pencarian, karena banyak korban, bukan satu dan berulang-ulang,” katanya.
Selain itu, dirinya mengungkapakan, rekannya dari para vendor yang terlibat PT BDS juga ada yang sudah menyampaikan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kalau saya lebih ke pidananya saja. Tapi ada juga kawan di Bandung itu melaporkan ke KPK. KPK masuk ke Tindak Pidana Korupsi,” ucapnya.
Baca juga : Bongkar Skandal PT Energi Negeri Mandiri! Ada Jaminan Palsu dan Proyek Siluman
Dedet menegaskan, tujuan utama dirinya dan para vendor bukan hanya menagih pembayaran, tetapi juga mendesak agar para pihak yang diduga terlibat diproses hukum.
“Kalau saya pribadi, negara harus tetap bertanggung jawab membayar kami, dan bandit-bandit ini, harus ditangkap. Harus diproses hukum,” ujarnya.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

