Sekitarbandung.com – Wali Kota Muhammad Farhan menyoroti bekas galian proyek kabel di wilayah Kota Bandung yang masih menyisakan lubang dan dinilai berbahaya bagi pengguna jalan pada awal Februari 2026.
Ia menyebut proyek penataan kabel udara menjadi jaringan bawah tanah memang diperlukan sebagai bagian dari pembenahan infrastruktur dan estetika kota.
Namun Farhan mengakui pengerjaan di lapangan masih kerap tidak rapi sehingga meninggalkan lubang maupun material yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat mengganggu keselamatan pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di lokasi proyek.
Baca Juga: Farhan Dorong Pejabat Baru Perkuat Akselerasi Ekonomi Kota Bandung
Pemerintah Kota Bandung pun diminta memperketat pengawasan terhadap vendor atau pihak pelaksana agar setiap titik galian segera ditutup dan dikembalikan ke kondisi semula.
Farhan juga menegaskan bahwa profesionalisme kontraktor harus menjadi prioritas mulai dari proses penggalian hingga penutupan kembali jalan atau trotoar.
Selain soal galian kabel, ia turut menyoroti laporan masyarakat terkait jalan berlubang dan trotoar rusak yang dinilai berpengaruh pada keselamatan publik.
Pemerintah Kota Bandung memastikan proyek penataan utilitas tetap berjalan, namun kualitas pengerjaan akan diawasi lebih ketat agar tidak lagi menimbulkan risiko bagi warga.
Baca Juga: Farhan Gaspol Program Terang Berang, Fokus Bereskan Titik Gelap Kota Bandung

