Sekitarbandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tancap gas menjalankan program Terang Berang sebagai langkah serius Pemkot Bandung dalam menekan angka kriminalitas dengan memperbaiki dan menambah penerangan di sejumlah titik rawan pada Senin (27/1/2026).
Program Terang Berang difokuskan pada pembenahan lampu penerangan jalan umum yang mati, redup, atau tidak optimal, terutama di kawasan perbatasan wilayah, jalan lingkungan, hingga titik yang kerap dikeluhkan warga karena gelap saat malam hari.
Farhan menilai kondisi jalan yang minim penerangan bukan sekadar persoalan estetika kota, tetapi berkaitan langsung dengan rasa aman masyarakat ketika beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari.
Melalui program ini, Pemkot Bandung mulai melakukan pendataan menyeluruh terhadap titik-titik gelap yang berpotensi rawan tindak kejahatan, kemudian melakukan perbaikan secara bertahap dengan melibatkan dinas terkait.
Baca Juga: Luncurkan 1.596 Petugas Gas Lah, Pemkot Bandung Gelontorkan Rp. 27 Miliar Per Tahun
Farhan juga meminta jajaran kewilayahan aktif menerima laporan dari warga, baik melalui kanal resmi pemerintah maupun laporan langsung di lapangan, agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain menekan potensi kriminalitas, Terang Berang juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga, terutama bagi pejalan kaki, pengguna sepeda motor, dan masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.
Langkah ini mendapat respons beragam dari masyarakat, namun banyak warga berharap program tersebut tidak berhenti sebatas perbaikan awal dan terus dijalankan secara konsisten hingga seluruh wilayah Bandung benar-benar terang.
Pemkot Bandung pun menargetkan Terang Berang menjadi salah satu program berkelanjutan, dengan harapan kota tidak hanya terlihat lebih hidup di malam hari, tetapi juga menjadi ruang yang aman dan ramah bagi seluruh warganya.

