sekitarbandung.com – Fariz RM Gunakan Narkoba menjadi perbincangan hangat publik setelah musisi legendaris Indonesia ini menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam persidangan itu, Fariz secara terbuka mengakui penyalahgunaan narkoba yang telah dimulainya sejak masa remaja. Ia pun menyampaikan keinginannya untuk pensiun dari dunia hiburan dan menjalani rehabilitasi kembali.
Fariz RM Gunakan Narkoba Sejak Remaja dan Akui Kelemahan Pribadi
Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Fariz RM menyatakan bahwa dirinya mulai menggunakan narkoba sejak masih muda. Meski sempat menjalani rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi BNN Lido dan RS Khusus Cibubur selama tiga tahun, ia belum berhasil sepenuhnya lepas dari ketergantungan.
“Saya telah mencoba pulih berkali-kali. Tapi ini memang kelemahan saya,” ujar Fariz.
Baca Juga: Tersangka Korupsi KUR Ditangkap Usai Buron 2 Tahun hingga ke Kamboja
Gunakan Kode ‘Hijau’ dan ‘Putih’ untuk Pesan Narkoba
Mantan sopir Fariz, Andres Deni Kristyawan, mengungkap bahwa pemesanan narkoba dilakukan dengan kode warna: “hijau” untuk ganja dan “putih” untuk sabu. Barang tersebut dikirim melalui resepsionis hotel atas instruksi Fariz.
Fariz membenarkan pengiriman itu dan menyatakan hanya menggunakan sedikit sabu. Tes urin menunjukkan hasil positif sabu, namun negatif untuk ganja.
Alasan Fariz RM Gunakan Narkoba: Untuk Relaksasi
Fariz mengaku menggunakan narkoba untuk meredakan stres, bukan untuk menunjang penampilannya di atas panggung. Ia meyakini kualitas kerja terbaik hanya bisa dicapai dalam kondisi sadar penuh.
“Saya yakin hasil kerja yang berkualitas datang dari pikiran yang jernih, bukan dari efek narkoba,” katanya.
Tekanan Sosial Media Dorong Fariz RM Gunakan Narkoba Kembali
Fariz menyebut tekanan dari media sosial dan ekspektasi publik sebagai faktor utama yang mendorongnya kembali menggunakan narkoba. Ia merasa komentar negatif publik seringkali sangat mengganggu dan membebani mental.
“Sejak era media sosial, tekanan dan penilaian publik sangat meresahkan,” ungkapnya.
Fariz RM Ingin Pensiun dan Fokus pada Musik
Merasa dunia hiburan turut memperparah ketergantungannya, Fariz mengutarakan keinginannya untuk pensiun. Ia ingin menjalani hidup damai, dekat dengan keluarga, dan hanya fokus pada musik.
“Saya ingin keluar dari dunia hiburan dan hidup damai bersama keluarga yang mencintai saya,” ucapnya sambil berharap mendapat kesempatan rehabilitasi kembali.
Hakim Ingatkan Bahaya Narkoba pada Usia 66 Tahun
Ketua majelis hakim menegur keras Fariz yang kini berusia 66 tahun. Ia menekankan pentingnya menjauhi narkoba, terutama karena usia yang sudah lanjut dan posisinya sebagai figur publik.
“Sebagai penggemar berat lagu Sakura, saya turut kecewa,” kata hakim sebelum menutup sidang.
Fariz RM Gunakan Narkoba menjadi pelajaran penting bahwa tekanan sosial dan ketenaran bukan alasan untuk menyalahgunakan narkotika. Fariz pun menyampaikan penyesalan dan komitmennya untuk menjalani hidup sehat dan terbebas dari narkoba.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

