Imbas Insiden Usai Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Viking Persib Club Ambil Tindakan Tegas

Sekitarbandung.com – Imbas sebuah insiden usai pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pada Senin (2/3/2026), Viking Persib Club akhirnya mengambil sebuah tindakan tegas. Insiden tersebut

Dicky Wicaksono

Imbas Insiden Usai Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Viking Persib Club Ambil Tindakan Tegas (Instagram/@officialvpc)
Imbas Insiden Usai Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Viking Persib Club Ambil Tindakan Tegas (Instagram/@officialvpc)

Sekitarbandung.com – Imbas sebuah insiden usai pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pada Senin (2/3/2026), Viking Persib Club akhirnya mengambil sebuah tindakan tegas.

Insiden tersebut dialami oleh Viking Surabaya yang mengalami luka fisik dan kerugian berupa hilangnya satu unit iPhone 11, sepatu, jaket, baju, dan uang setoran pekerjaan sebesar Rp 1,5 juta.

Melalui unggahan akun Instagram @officialvpc pada Rabu (4/3/2026), Viking Persib Club sangat menyayangkan adanya provokasi hingga penyerangan ke hotel tempat perwakilan mereka menginap.

“Kami sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak menghendaki terjaganya hubungan baik tersebut, sehingga terjadi provokasi hingga penyerangan ke hotel tempat perwakilan kami menginap,” tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Bermain di Bulan Ramadan, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Borneo FC Sama-sama Berbagi Poin di Gameweek Ke-24

Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan situasi dan realita yang terjadi akhir-akhir ini, serta demi menjaga keselamatan dan kehormatan organisasi, Viking Persib Club menyatakan untuk menjaga jarak dan mengistirahatkan slogan “Viking Bonek Satu Hati”.

Hal tersebut dikarenakan Viking Persib Club menilai slogan tersebut sudah tidak lagi relevan dengan kondisi yang terjadi saat ini sehingga membutuhkan waktu untuk sama-sama merefleksikan kembali apa yang menjadi cita-cita dari slogan tersebut.

Lebih lanjut, Viking Persib Club menegaskan bahwa rivalitas seharusnya hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan dan setelah itu semua pihak tetap dapat menjaga akal sehat.

“Rivalitas cukup 90 menit di dalam lapangan, setelah itu kita tidak hilang akal dan tetap waras. Rivalitas bukan menjadi pembenaran untuk melakukan tindakan brutalitas yang malah berlanjut menjadi tindakan pidana di luar sepakbola,” pungkasnya.

Baca Juga: Bawa Pulang Satu Poin, Persib Bandung Main Tandang Lawan Persebaya Surabaya Berakhir Skor 2-2

Related Post

Tinggalkan komentar