Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Perkuat Neraca Pangan 2026

Sekitarbandung.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, pemerintah daerah di berbagai wilayah bersiap mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pangan yang biasanya terjadi pada momen

Dicky Wicaksono

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Perkuat Neraca Pangan 2026
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Perkuat Neraca Pangan 2026 (Foto Hanya Ilustrasi)

Sekitarbandung.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, pemerintah daerah di berbagai wilayah bersiap mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pangan yang biasanya terjadi pada momen besar tersebut.

Tren kenaikan harga kebutuhan pokok seringkali menjadi tantangan klasik yang berdampak pada daya beli masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada kestabilan harga pangan di pasar tradisional.

Di tengah upaya nasional tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung terus memperkuat neraca pangan lokal sebagai langkah strategis menjaga pasokan dan stabilitas harga komoditas penting di daerah.

Upaya ini menjadi kunci untuk mencegah gejolak harga barang kebutuhan pokok saat permintaan meningkat tajam menjelang Ramadan.

Salah satu bukti implementasi strateginya adalah melalui program pasar murah yang digelar DKPP Kota Bandung untuk mengatasi lonjakan harga beberapa komoditas pangan, seperti cabai rawit dan cabai hijau.

Pada Januari 2025, DKPP menyediakan stok cabai dengan harga lebih stabil, cabai rawit merah dijual sekitar Rp80.000 per kilogram dan cabai hijau Rp60.000 per kilogram, untuk membantu menahan harga yang sempat melonjak di pasar.

Komoditas tersebut dibeli langsung dari petani dengan harga yang lebih tinggi dari biaya produksi sebagai bentuk dukungan sekaligus stabilisasi pasar.

Baca Juga: Ramadan 2026 Diperkirakan Dimulai Februari, Berikut Persiapan yang Perlu Dilakukan Umat Muslim

Strategi lain yang sudah sering dilaksanakan Kota Bandung, termasuk dukungan terhadap operasi pasar murah di puluhan kecamatan menjelang Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, membuktikan efektivitas intervensi pemerintah daerah dalam menekan harga kebutuhan pokok.

Menurut pelaksanaan operasi pasar murah yang digelar di berbagai kecamatan, harga bahan pangan bisa ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar umum sehingga membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan biaya lebih terjangkau.

Selain itu, stabilisasi stok dan harga pangan mendapatkan dukungan dari koordinasi lintas sektor, termasuk monitoring harga dan pasokan oleh instansi lain seperti kepolisian dan perdagangan nasional untuk memastikan harga tetap terkendali.

Meski beberapa daerah mencatat kenaikan harga di beberapa komoditas tertentu, berbagai langkah antisipatif dijalankan untuk menjaga kestabilan pasar menjelang momen besar seperti Ramadan dan hari raya lainnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, DKPP Kota Bandung berupaya memperkuat neraca pangan daerah melalui dukungan produksi, stabilisasi pasokan, serta intervensi pasar yang tepat guna.

Harapannya, upaya ini dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus mengurangi tekanan inflasi pangan di tingkat lokal selama periode Ramadan dan seterusnya.

Baca Juga: Fenomena Langka! Tahun 2024 Hadirkan 4 Gerhana, Dua di Antaranya Terjadi di Bulan Ramadan: Catat Jadwalnya!

Related Post

Tinggalkan komentar