sekitarbandung.com – Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Bandung menewaskan dua pengendara motor pada Senin pagi. Insiden ini memicu respons cepat dari layanan darurat 112 Kota Bandung dan kepolisian setempat.
Kejadian tersebut memicu respons cepat dari berbagai instansi, mulai dari layanan darurat 112, ambulans, hingga pihak kepolisian yang langsung melakukan penanganan di lapangan.
Kronologi Kecelakaan di Jalan Soekarno Hatta Bandung
Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Bandung ini terjadi pada hari Senin, 24 November 2025 sekitar pukul 06.15 WIB di kawasan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo. Lokasinya berada di jalur cepat, tepat di depan Hotel Panoramic, area yang kerap dipadati kendaraan berat pada pagi hari.
Berdasarkan laporan resmi layanan darurat 112 Kota Bandung, informasi pertama masuk pukul 06.03 WIB. Warga melaporkan dua orang pengendara motor dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah terlibat tabrakan di jalur cepat.
Petugas kemudian melakukan validasi laporan pada pukul 06.05 WIB dan segera mengoordinasikan bantuan ke Bandung Ambulance Transport, ATCS Dishub, serta BKO Polrestabes Bandung.
Baca Juga: BBMC 37 Tahun: Persaudaraan, Budaya, dan Kontribusi Sosial Komunitas Motor
Penanganan dari Layanan Darurat 112 Kota Bandung
Setelah laporan diterima, tim 112 langsung menghubungi unit terkait untuk memulai proses penanganan di lapangan. Catatan respons menunjukkan bahwa petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 06.14 WIB, hanya beberapa menit setelah laporan diverifikasi.
Petugas juga meminta ATCS untuk memeriksa gambar kamera pengawas agar memastikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.
Evakuasi Korban di Jalur Cepat
Ambulans tiba sekitar pukul 06.23 WIB untuk memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban yang tergeletak di jalur cepat. Namun, kondisi keduanya sudah sangat kritis akibat benturan keras sehingga tidak dapat diselamatkan. Tidak lama kemudian, mereka dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 07.09 WIB, saat ambulans yang membawa jenazah tiba di RSHS.
Kondisi Jalur Cepat Soekarno Hatta
Jalan Soekarno Hatta merupakan salah satu jalur arteri utama di Kota Bandung. Jalur cepatnya dikenal lurus dan panjang, sehingga membuat banyak pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi dari batas aman. Situasi ini sering menjadi pemicu kecelakaan fatal terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Selain itu, jalur tersebut juga dilalui kendaraan besar seperti truk dan angkutan logistik, sehingga risiko tabrakan semakin tinggi bagi pengendara motor.
Faktor Konsentrasi Pengendara
Dalam insiden kali ini, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung menyampaikan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah barat menuju timur. Pengendara diduga kehilangan konsentrasi dan tidak menyadari kendaraan Hino Wing Box yang berada di depan mereka.
Benturan keras membuat pengendara dan penumpang motor terpental cukup jauh, sehingga menyebabkan luka parah yang akhirnya merenggut nyawa keduanya.
Keterangan Kepolisian Terkait Kecelakaan
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman kamera ATCS untuk memperjelas penyebab kecelakaan. Fokus penyelidikan meliputi kecepatan kendaraan, jarak aman, hingga kondisi lingkungan sekitar saat kejadian.
Dalam keterangan awal, polisi menekankan bahwa jalur cepat Soekarno Hatta memiliki tingkat risiko lebih tinggi sehingga pengendara wajib lebih berhati-hati, menjaga jarak aman, dan menghindari berkendara dalam kondisi mengantuk atau terburu-buru.
Lokasi Kecelakaan dan Dampak Lalu Lintas
Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Bandung ini sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Petugas lalu lintas mengarahkan pengendara untuk melalui jalur alternatif demi mencegah kemacetan panjang. Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 07.30 WIB setelah evakuasi selesai.
Daerah sekitar lokasi kejadian memang kerap menjadi titik rawan, mengingat adanya pertemuan arus kendaraan dari beberapa arah serta tingginya volume kendaraan pada jam pergi kerja.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan prinsip keselamatan berkendara, terutama di jalur cepat yang memiliki risiko lebih besar. Pengendara diminta menjaga kecepatan, mengatur jarak aman, dan selalu waspada terhadap kendaraan besar.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu menggunakan helm standar, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.
Kecelakaan seperti ini kembali mengingatkan bahwa pengendara motor merupakan kelompok paling rentan di jalan raya. Kewaspadaan dan disiplin menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan fatal.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

