Kisah Rangga Bocah 9 Tahun yang Gugur Membela Kehormatan Ibunya di Aceh Timur

Sekitarbandung.com – Rangga, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang dikenal sebagai juara kelas, harus meregang nyawa dalam peristiwa tragis yang mengguncang Kecamatan Birem Bayeun,

Dicky Wicaksono

Kisah Rangga Bocah 9 Tahun yang Gugur Membela Kehormatan Ibunya di Aceh Timur
Kisah Rangga Bocah 9 Tahun yang Gugur Membela Kehormatan Ibunya di Aceh Timur

Sekitarbandung.com – Rangga, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang dikenal sebagai juara kelas, harus meregang nyawa dalam peristiwa tragis yang mengguncang Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, pada Sabtu, 3 Oktober 2020 dini hari.

Malam itu, Rangga berada di rumah bersama ibunya. Sang ayah tidak ada di rumah karena sedang mencari nafkah.

Suasana rumah yang seharusnya aman berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang residivis kejam bernama Samsul Bahri datang dan melakukan tindakan brutal terhadap ibu Rangga.

Melihat ibunya berada dalam bahaya dan kehormatannya terancam, Rangga yang masih sangat belia menunjukkan keberanian di luar usianya.

Baca Juga: Tragedi Operasi Seroja 1975 Kisah Penerjunan Pasukan Payung Paling Mematikan dalam Sejarah TNI

Anak berumur 9 tahun itu berusaha melindungi ibunya dengan segenap kemampuan yang ia miliki, meski tubuhnya kecil dan tak sebanding dengan pelaku.

Perlawanan Rangga berujung tragis. Ia mengalami luka parah dan akhirnya gugur di tengah perkebunan sawit di wilayah Birem Bayeun. Nyawa bocah yang dikenal cerdas, berprestasi di sekolah, dan penuh harapan itu pun tak tertolong.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Rangga dikenang sebagai anak penurut, pintar, dan memiliki masa depan cerah yang terenggut secara kejam.

Kisah Rangga menjadi potret pilu tentang keberanian seorang anak yang rela mengorbankan nyawanya demi membela ibunya, sekaligus menjadi pengingat keras akan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kejahatan kekerasan.

Baca Juga: Tragedi Santa Cruz 1991, Kisah Wartawan Mengubur Bukti Video di Tengah Kekerasan

Related Post

Tinggalkan komentar