sekitarbandung.com – Program Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa keberadaan KMP merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Dadang menjelaskan KMP memiliki keunikan tersendiri dibanding koperasi pada umumnya, karena program ini mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat.
Bahkan, Presiden melalui Menko telah menginstruksikan agar bank-bank Himbara memberikan pembiayaan dan dukungan permodalan kepada koperasi tersebut.
“Untuk mensupport permodalan, desa sebagai penanggung jawab. Kalau misalkan KMP pinjam ke bank Himbara,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (18/10/2025).
Menurut Dadang, pelaksanaan KMP membawa dua manfaat besar bagi desa.
Pertama, dana desa tetap dapat difokuskan pada pembangunan.
Kedua, desa memperoleh tambahan pendapatan asli desa yang berasal dari Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi.
“Jadi desa akan mendapat 20 persen dari sisa hasil usaha KMP. Modal usahanya bisa berasal dari ADPD melalui mekanisme musyawarah desa,” katanya.
Untuk memperkuat operasional koperasi, kata Dadang, Pemkab Bandung menyiapkan penyertaan modal sebesar Rp10 miliar pada tahun 2026.
Dana tersebut akan diberikan kepada 100 KMP aktif dan masing-masing menerima Rp100 juta.
“Syaratnya koperasinya harus sudah aktif dan berjalan,” ucapnya.
Sebagai contoh keberhasilan KMP, Dadang memberikan contoh pada salah satu koperasi di Kecamatan Pangalengan telah menunjukkan hasil positif.
Baca juga : Asia Africa Festival 2025: Bandung Jadi Panggung Dunia!
KMP di Kecamatan Pangalengan mendapatkan keuntungan sekitar Rp1,4 miliar per tahun, dan desa memperoleh SHU sebesar Rp300 juta per tahun.
“Untuk itu kembali ke potensi masing-masing desa. Insya Allah potensi di masing-masing desa bisa tersalurkan melalui KMP untuk suplai kebutuhan di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

