Sekitarbandung.com – Kota Bandung ditetapkan sebagai salah satu pelopor pelaksanaan Gerakan Nasional Jumat Bersih sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Gerakan Jumat Bersih ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, serta membiasakan karakter hidup bersih di sekolah.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menjelaskan bahwa kebiasaan bersih-bersih perlu kembali ditanamkan sebagai budaya di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari sistem penanganan sampah.
Baca Juga: Bagaimana Kondisi Anak Jalanan di Kota Bandung Sepanjang Tahun 2024?
“Gerakan Jumat Bersih di Bandung kami terjemahkan dalam program Pager Bersih. Ini bukan kegiatan seremonial, tapi bagian dari sistem penanganan sampah yang sedang kami bangun, termasuk pengelolaan food waste dari program makan bergizi di sekolah,” ujarnya.
Kota Bandung siap menerjemahkan instruksi Presiden dalam aksi nyata di tingkat sekolah dan kewilayahan dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari pelajar, masyarakat, TNI, hingga Polri.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui unggahan akun Instagram @halobandung pada Sabtu (7/2/2026) mengajak masyarakat untuk bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan di Kota Bandung mulai dari hari ini.
“Mari ikut bergerak dan jaga kebersihan lingkungan di Kota Bandung mulai dari hari ini!” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Kota Bandung Hasilkan 1.500 Ton Sampah, Sekitar 22 Persen Berhasil Diolah

