Sekitarbandung.com – Kota Bandung menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI dalam rangka peninjauan langsung berbagai upaya pengelolaan sampah serta penguatan sistem lingkungan hidup di lapangan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan kepada 200 pasukan kebersihan, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih di kawasan Pasar Simpang Dago sebagai simbol penguatan penanganan sampah dari hulu.
Menteri LH RI juga meninjau Program GASLAH dan pengolahan sampah di RW 05 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, serta RW 19 Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani.
Program tersebut menjadi contoh konkret pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, mulai dari sistem drop off, pengolahan maggot, hingga optimalisasi pengurangan sampah di sumber.
Kunjungan dilanjutkan ke Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung, untuk meninjau lokasi rencana pengolahan sampah dengan konsep waste to energy sebagai bagian dari solusi jangka panjang penanganan sampah regional.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup melalui unggahan akun Instagram @bdg.dlh pada Sabtu (28/2/2025), mengajak masyarakat untuk terus mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari rumah.
“Mari terus kurangi, pilah, dan olah sampah dari rumah. Karena solusi sampah dimulai dari sumbernya,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Terminal Kota Bandung: Peran, Fungsi, dan yang Terluas

