Terminal Kota Bandung: Peran, Fungsi, dan yang Terluas

Sekitarbandung.com – Kamu sudah tahu pembagian terminal berdasarkan tipe dan fungsinya? Di Kota Bandung sendiri, setiap terminal memiliki peran yang berbeda dalam mendukung mobilitas warga.

Dicky Wicaksono

Terminal Kota Bandung: Peran, Fungsi, dan yang Terluas
Terminal Kota Bandung: Peran, Fungsi, dan yang Terluas (Instagram/@bdg.data)

Sekitarbandung.com – Kamu sudah tahu pembagian terminal berdasarkan tipe dan fungsinya? Di Kota Bandung sendiri, setiap terminal memiliki peran yang berbeda dalam mendukung mobilitas warga.

Menariknya, terdapat satu terminal yang tercatat sebagai yang terluas. Kira-kira terminal mana ya? Simak penjelasannya berikut ini!

Berdasarkan jenis layanan transportasi, menurut PerMen Perhubungan RI No 132 Tahun 2015:

  • Tipe A: Melayani perjalanan jarak jauh dan lintas provinsi
    Jumlah: 1 terminal
  • Tipe B: Melayani perjalanan antar kota dalam satu provinsi
    Jumlah: 5 terminal
  • Tipe C: Melayani perjalanan dalam kota atau kawasan lokal
    Jumlah: 12 terminal

Dari jumlah tersebut, dua dikelola oleh Kementerian Perhubungan, dua dikelola Dishub Provinsi, dan 14 dikelola Dishub Kota Bandung.

Baca Juga: Bagian Depan Terminal Leuwipanjang Ditata, Operasional Terminal Tetap Berjalan

Berdasarkan fungsi simpulnya yaitu sebagai berikut:

  • Terminal: Tempat utama naik-turun penumpang sekaligus transit antar angkutan, di sini penumpang bisa berpindah moda atau rute perjalanan.
    Jumlah: 2
  • Terminal Non Bus: Tempat transit yang khusus melayani angkutan kecil (angkot, elf), berfungsi mengumpulkan dan menyebarkan penumpang di dalam kota.
    Jumlah: 3
  • Sub Terminal: Tempat transit antara yang melayani perpindahan rute dalam satu wilayah kota untuk mengurangi kepadatan di terminal utama.
    Jumlah: 5
  • Pangkalan: Titik berhenti sederhana yang berfungsi sebagai awal atau akhir perjalanan tanpa fungsi transit antar rute besar.
    Jumlah: 8

Top 5 Terminal Terluas di Kota Bandung Tahun 2024

  • Terminal Leuwipanjang: 35.000 m²
  • Terminal Cicaheum: 7.500 m²
  • Sub Terminal ST.Hall: 4.326 m²
  • Sub Terminal Dago: 4.220 m²
  • Terminal Non-Bus Cicaheum: 4.000 m²

Sumber: Dinas Perhubungan Kota Bandung

Data tersebut menunjukkan bahwa terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turun penumpang, tetapi juga sebagai simpul penting dalam sistem transportasi kota.

Dengan pengelolaan yang baik serta pengembangan fasilitas yang berkelanjutan, terminal di Kota Bandung diharapkan dapat terus mendukung mobilitas warga sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Baca Juga: Ciptakan Transportasi Publik Lebih Efisien Bagi Warga, Pemkot Bandung Akan Revitalisasi Terminal Tipe C dan Ubah Angkutan Kota Jadi Feeder

Related Post

Tinggalkan komentar