Mulai 12 Januari 2026 Kota Bandung Akan Hadapi Tumpukan Sampah 200 Ton/Hari, Begini Cara Pemkot Atasi Permasalahannya

Sekitarbandung.com – Mulai tanggal 12 Januari 2026 mendatang, Kota Bandung dipastikan akan menghadapi penumpukan sampah sebesar 200 ton per hari akibat adanya pengurangan volume sampah

Dicky Wicaksono

Mulai 12 Januari 2026 Kota Bandung Akan Hadapi Tumpukan Sampah 200 Ton/Hari, Begini Cara Pemkot Atasi Permasalahannya
Mulai 12 Januari 2026 Kota Bandung Akan Hadapi Tumpukan Sampah 200 Ton/Hari, Begini Cara Pemkot Atasi Permasalahannya (Instagram/@halobandung)

Sekitarbandung.com – Mulai tanggal 12 Januari 2026 mendatang, Kota Bandung dipastikan akan menghadapi penumpukan sampah sebesar 200 ton per hari akibat adanya pengurangan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melalui unggahan akun Instagram @halobandung pada Kamis (8/1/2026).

Oleh karena itu, Farhan menjelaskan bahwa Pemkot Bandung melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Salah satunya yaitu dengan meluncurkan program GASLAH (petugas pemilah dan pengolah) sampah di setiap RW yang jumlahnya mencapai sekitar 1.597 orang.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah jumlah penyapu jalan yang diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang dan digabungkan dengan petugas Gober.

Baca Juga: Tingkatkan Kenyamanan dan Keselamatan Warga, 17 Ruas Jalan Prioritas Akan Ditata Pemkot Bandung

Peningkatan teknologi pengolahan sampah RDF juga akan dilakukan oleh Pemkot Bandung, dengan kapasitas awal sekitar 40 ton yang ditargetkan meningkat hingga lima kali lipat menjadi 200 ton per hari.

Lebih lanjut, sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) akan segera ditangani oleh pihaknya, sementara fasilitas pengolahan sampah, baik organik maupun nonorganik, akan terus dioptimalkan.

Pemkot Bandung berharap seluruh upaya tersebut dapat menekan dampak penumpukan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan kota.

Selain itu, peran aktif masyarakat juga diharapkan mampu menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kota Bandung.

Baca Juga: Pemkot Bandung Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Sungai di Sukamiskin yang Lebih Tinggi dari Jalan

Related Post

Tinggalkan komentar