sekitarBANDUNGcom, Bandung, 29 Agustus 2023 – Sebuah destinasi penting bagi para pecinta sejarah dan budaya di Kota Bandung akhirnya kembali membuka pintunya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung secara resmi mengumumkan bahwa Museum Sejarah Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Aceh No. 47, Kota Bandung, telah dibuka kembali untuk umum sejak Selasa, 29 Agustus 2023 lalu. Kabar baiknya, museum ini tidak menetapkan tarif masuk alias gratis, menjadikannya pilihan menarik untuk wisata edukasi dan nostalgia.
Kembali Beroperasi dengan Akses Gratis dan Jam Kunjungan Teratur
Setelah sempat ditutup atau dalam masa persiapan, Museum Sejarah Kota Bandung kini siap menerima pengunjung kembali. Pengumuman ini disampaikan oleh Disbudpar Kota Bandung melalui media sosial resminya. Kebijakan tiket masuk gratis tentu menjadi daya tarik utama bagi masyarakat luas, memastikan akses pendidikan dan budaya dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa terkendala biaya. Museum ini sendiri diresmikan pada tahun 2018, sehingga keberadaannya relatif baru namun sudah memiliki nilai penting.
Disbudpar Kota Bandung juga memberitahukan jadwal operasional museum yang teratur. Museum buka dari hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB. Adapun museum akan tutup pada hari Senin, serta hari libur nasional atau tanggal merah, untuk memberikan kesempatan bagi petugas dan museum untuk beristirahat atau melakukan perawatan. Jadwal ini memudahkan pengunjung untuk merencanakan kunjungan mereka.
Nuansa Nostalgia di Gedung Bersejarah “Frabelschool”
Daya tarik Museum Sejarah Kota Bandung tidak hanya terletak pada koleksi sejarahnya, tetapi juga pada bangunannya itu sendiri. Museum ini menggunakan gedung peninggalan Belanda yang sangat bersejarah, yang dikenal dengan nama “Frabelschool” (taman kanak-kanak) milik “Loge Sint Jan”. Gedung ini merupakan saksi bisu perjalanan waktu dan perkembangan Kota Bandung sejak era kolonial.
Pengunjung akan merasakan nuansa nostalgia ke zaman Bandung “bareto” (Bandung zaman dulu) begitu melangkah masuk ke dalam museum. Arsitektur klasik gedung tua tersebut membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu, merasakan atmosfer kota yang berbeda dari hiruk pikuk modern saat ini. Penggunaan gedung bersejarah sebagai museum adalah cara cerdas untuk melestarikan bangunan tua sekaligus memberikan konteks visual yang kuat bagi narasi sejarah yang disajikan.
Merekam Sejarah Panjang Kota Bandung: Dari Awal Hingga Kini
Museum Sejarah Kota Bandung memiliki misi penting untuk merekap sejarah panjang Kota Bandung dari generasi awal sampai sekarang. Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan berbagai artefak, dokumen, foto, dan informasi yang menggambarkan bagaimana Bandung terbentuk dan berkembang menjadi kota metropolitan seperti saat ini.
Narasi sejarah yang disajikan mencakup berbagai aspek, mulai dari awal mula berdirinya Bandung, peranannya dalam masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga perkembangannya sebagai kota pendidikan, kreatif, dan pariwisata. Ini adalah tempat yang sangat cocok buat siapapun, baik warga Bandung asli yang ingin lebih mendalami akar budayanya, maupun wisatawan dari luar daerah yang ingin tahu lebih banyak tentang Kota Bandung dan sejarahnya. Museum ini berfungsi sebagai jendela waktu yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini.
Peran Museum dalam Pelestarian Budaya dan Edukasi Publik
Pembukaan kembali Museum Sejarah Kota Bandung, apalagi dengan akses gratis, menegaskan pentingnya peran museum dalam masyarakat modern. Museum bukan hanya tempat penyimpanan artefak, melainkan pusat pembelajaran, pelestarian budaya, dan pengembangan identitas kolektif.
- Edukasi: Museum ini menjadi sumber pengetahuan berharga bagi siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk memahami sejarah lokal, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan belajar dari pengalaman masa lalu.
- Pelestarian: Dengan merawat dan menampilkan peninggalan sejarah, museum turut melestarikan warisan budaya tak benda dan benda yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Kota Bandung.
- Pariwisata Budaya: Museum menambah daftar daya tarik wisata di Bandung, khususnya bagi wisatawan yang tertarik pada aspek sejarah dan budaya kota.
- Pusat Komunitas: Museum dapat menjadi ruang bagi berbagai kegiatan budaya, diskusi, dan interaksi yang memperkaya kehidupan komunitas.
Disbudpar Kota Bandung berharap kehadiran kembali museum ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinteraksi dengan sejarah. Dengan slogan seperti #museumsejarahbandung, #bandung, #bandungzamanadulu, dan #sekitarbandungcom, upaya sosialisasi terus dilakukan untuk mengajak lebih banyak orang mengunjungi dan menjelajahi harta karun sejarah yang tersedia gratis di jantung Kota Bandung.
Baca juga : Tampil Memukau di Semifinal America’s Got Tallent 2023, Putri Ariani Dapat Standing Ovation dari Para Juri

