Kode Rahasia Nyi Roro Kidul, Alasan Ilmiah Warna Hijau Jadi Penentu Nyawa di Parangtritis

Sekitarbandung.com – Di Pantai Parangtritis, ada area tenang yang justru menjadi “mesin pembunuh”. Namanya Rip Current, yang di mana kecepatannya mencapai 2,5 m/detik. Lantas, apa

Dicky Wicaksono

Kode Rahasia Nyi Roro Kidul, Alasan Ilmiah Warna Hijau Jadi Penentu Nyawa di Parangtritis
Kode Rahasia Nyi Roro Kidul, Alasan Ilmiah Warna Hijau Jadi Penentu Nyawa di Parangtritis

Sekitarbandung.com – Di Pantai Parangtritis, ada area tenang yang justru menjadi “mesin pembunuh”. Namanya Rip Current, yang di mana kecepatannya mencapai 2,5 m/detik.

Lantas, apa hubungannya dengan pakaian hijau?

Air di pantai selatan itu dominan berwarna hijau kebiruan, karena ganggang.

Saat terseret arus maut tersebut ke tengah laut, baju hijau akan menjadi kamuflase yang sempurna, alias samar dengan warna laut.

Rip Current

Rip Current sendiri terjadi karena ombak besar seharian membawa air menumpuk di pantai. Ujung-ujungnya, air ini harus mencari cara untuk pulang lagi ke tengah laut.

Air akan mencari titik di dasar pasir untuk menjebolnya, lalu terciptalah “jalan tol” bagi air yang melesat kencang balik ke tengah laut.

Karena arusnya terlalu kuat, ombak di permukaan justru pecah dan terlihat tenang.

Jadi, jika terseret arus ini dan mencoba berenang lurus melawan arah ke pantai, maka dijamin akan kalah telak, kelelahan, lalu tenggelam.

Baca Juga: Rinaldy Yunardi, Desainer Perhiasan Indonesia yang Karyanya Jadi Langganan Hollywood

Jangan Menuduh Nyi Roro Kidul

Terseretnya ke tengah laut ditambah pakaian yang berwarna hijau, maka membuat Tim SAR tidak akan bisa melihat.

Detik-detik berharga untuk menyelamatkan nyawa menjadi hilang yang murni karena warna baju menyatu dengan laut.

Jadi, jangan menuduh Nyi Roro Kidul yang melakukannya.

Kunci Selamat

Kunci selamat dari arus maut yaitu menjinakkan insting panik dan jangan memaksakan berenang melawan arus menuju pantai.

Mengapung tenang, lalu ikuti arusnya ke tengah laut hingga melemah, baru kayuh miring ke samping sejajar dengan garis pantai.

Orang zaman dahulu tahu, kalau dijelaskan menggunakan bahasa sains, kita cenderung kepala batu dan tetap nekat. Tetapi kalau dibilang,

“Hati-hati, nanti bisa diculik Nyi Roro Kidul!”

Nah, baru deh mereka langsung mematuhinya tanpa memberikan bantahan apa pun.

Baca Juga: Gagak Winangsih: Simbol Ketangguhan dan Keberanian Warga Indramayu

Related Post

Tinggalkan komentar