Sekitarbandung.com – Pandawara Group kembali menarik perhatian publik dengan inisiatifnya menyimpan dan memajang berbagai jenis sampah yang mereka temukan di sungai, mulai dari sampah berbahaya hingga yang paling unik.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @pandawaragroup pada Sabtu (10/1/2026), tujuan tersebut dilakukan sebagai pembelajaran bahwa tidak etis jika berbagai jenis sampah berada di tempat yang tidak semestinya.
Selain itu, terdapat pula wearpack atau baju pelindung pertama yang digunakan Pandawara Group saat pertama kali terjun ke sungai, serta beberapa jenis sampah yang dilengkapi keterangan waktu terurainya.
Bahkan, perahu canggih seharga ratusan juta rupiah yang sempat digunakan untuk memilih dan memilah sampah turut dipajang, lengkap dengan track record perjalanan Pandawara Group selama ini.
Lalu, muncul satu pertanyaan dari netizen terkait sampah yang telah dikumpulkan tersebut, apakah hanya dipajang, dibersihkan, dibuang, atau diolah dengan cara tertentu.
Baca Juga: Bangun Sekolah dengan Dana Pribadi, Pandawara Group Ungkap Alasan di Balik Ini Semua
Pandawara Group kemudian menjelaskan bahwa mereka memiliki mesin yang mampu mengubah tutup botol plastik menjadi pot bunga, tatakan gelas, gantungan kunci, dan berbagai produk lainnya.
Meskipun ukuran mesinnya relatif kecil, alat tersebut mampu mengolah puluhan sampah plastik menjadi barang-barang bernilai guna setiap harinya.
Dengan cara tersebut, sekitar 30 persen sampah plastik yang ditemukan di sungai berhasil dipilah untuk diubah dan didaur ulang menjadi berbagai produk yang lebih bernilai.
Langkah bijak yang digagas oleh Pandawara Group ini pun sontak menarik perhatian para netizen, banyak di antaranya yang penasaran dan ingin mengetahui cara berkunjung ke museum sampah Pandawara Group.
Inisiatif ini dinilai tidak hanya edukatif, tetapi juga menjadi bentuk nyata upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan kreativitas dan kesadaran publik.
Baca Juga: Mengawali Tahun 2026, Pandawara Group Lanjutkan Pembangunan Sekolah Tahap Kedua

