Sekitarbandung.com – Pandawara Group yang belakangan ini menjadi sorotan di media sosial mengungkapkan alasan mereka bersedia membangun sekolah menggunakan dana pribadi.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @pandawaragroup pada Senin (5/1/2026), mereka menyadari bahwa di setiap daerah pelosok negeri terdapat anak-anak yang membutuhkan pendidikan, bukan untuk bermimpi, tetapi untuk bertahan.
Pandawara Group mengaku tidak tega melihat kondisi anak-anak yang impiannya runtuh lebih dahulu daripada atap sekolahnya. Mereka berharap anak-anak tersebut dapat memiliki ruang untuk bermimpi lebih tinggi.
Menurut mereka, pendidikan seharusnya menjadi harapan, bukan perjuangan yang melelahkan sejak dini. Oleh karena itu, ketika fasilitas pendidikan diperjuangkan, di situlah mereka sedang membangun harapan.
Baca Juga:
Dana pribadi yang mereka gelontorkan mencapai kurang lebih Rp200 juta. Dana tersebut dikumpulkan selama sekitar dua tahun dan menjadi pencapaian kebahagiaan yang sangat besar bagi mereka berlima.
“Tidak berniat untuk sombong. Tapi bagi kita membangun sekolah menggunakan dana pribadi sebesar 200 juta yang kita kumpulkan selama 2 tahun lamanya, merupakan satu pencapaian kebahagiaan yang sangat besar bagi kita berlima,” tulis mereka dalam unggahan tersebut.
Sebagai informasi tambahan, setelah pembangunan sekolah tahap pertama berhasil dilakukan pada tahun 2024, Pandawara Group mengawali tahun 2026 dengan melanjutkan pembangunan sekolah tahap kedua.
Mereka menegaskan bahwa dalam pembangunan sekolah ini tidak dilakukan penggalangan donasi, karena pada awal perjalanan mereka, Pandawara Group menemukan sekolah tersebut dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Baca Juga:

