Pasar Seni ITB 2025: Agenda, Wahana, dan Kemeriahan Acara Seni Terbesar di Bandung

sekitarbandung.com – Pasar Seni ITB 2025 akan kembali hadir membawa semangat kreativitas dan kebersamaan warga Bandung. Acara dua tahunan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu,

Aracely Azwa

Pasar Seni ITB 2025

sekitarbandung.com – Pasar Seni ITB 2025 akan kembali hadir membawa semangat kreativitas dan kebersamaan warga Bandung. Acara dua tahunan ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 18–19 Oktober 2025, di dua lokasi utama: Gedung Sabuga dan Kampus ITB Ganesha.

Sebagai salah satu gelaran seni terbesar di Indonesia, Pasar Seni ITB bukan sekadar pameran karya, tapi juga ruang interaksi antara seniman, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum.

Konsep Baru: Interaktif dan Inklusif

Wakil Ketua Pelaksana, Achmad Moersyid Soejiwo, menjelaskan bahwa edisi tahun ini mengusung konsep reflektif yang mengajak pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan karya seni.

“Ada 10 wahana tematik dan 11 instalasi seni yang dirancang bukan hanya untuk dinikmati, tapi juga untuk mengajak pengunjung berefleksi dan menemukan pengalaman baru,” ujar Achmad di Gedung IRO ITB, Jumat (17/10/2025).

Setiap karya yang ditampilkan merupakan hasil kolaborasi lintas jurusan dan komunitas seni di Bandung. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, cukup melakukan pendaftaran tiket secara online melalui situs resmi panitia pasarseniitb.com.

Wahana Seru di Pasar Seni ITB 2025

Wahana menjadi daya tarik utama di Pasar Seni ITB 2025. Tahun ini, pengunjung bisa menjelajahi pengalaman lintas budaya dan teknologi.

Beberapa wahana yang wajib dikunjungi antara lain:

  • Uulinan, hasil kolaborasi dengan Komunitas Hong yang menghidupkan permainan tradisional Sunda seperti lempar sarung, adu gasing, dan balap roda bambu.

  • Sikidilik, wahana eksplorasi imersif bertema Hutan Psychedelic yang mengaburkan batas antara nyata dan imajinasi.

  • Moving Face Paint dan Remote Control Car, hasil kerja sama ITB dengan Sembilan Matahari dan Ourchetype Lab, yang memadukan seni, cahaya, dan teknologi interaktif.

Lokakarya dan Lomba Mural untuk Semua Kalangan

Selain menikmati karya seni, pengunjung bisa berpartisipasi dalam lokakarya kreatif yang tersebar di berbagai zona Pasar Seni.
Beberapa kegiatan favorit antara lain:

  • Membuat foto Cyanotype bersama Nirwana Crafts.

  • Membuat perhiasan origami dengan Melipat Muripat.

  • Membuat cermin clay bersama Esme Studio.

  • Lokakarya Eco Binder bersama Precious Plastic Bandung.

Untuk kamu yang ingin mengasah bakat, tersedia Lomba Ilustrasi dan Lomba Mural dengan total hadiah Rp36 juta. Kategori lomba terbuka bagi pelajar SMP, SMA, hingga masyarakat umum. Karya mural terbaik akan dipamerkan langsung di area utama acara.

Akses Masuk dan Fasilitas Pengunjung

Panitia telah menyiapkan delapan jalur masuk di dua gerbang utama: Jalan Juanda dan Jalan Tamansari.
Terdapat tiga jenis akses yang bisa digunakan:

  1. Jalur Reguler untuk pengunjung dengan tiket dari situs resmi.

  2. Jalur Difabel dengan akses ramah kursi roda dan pengawasan petugas khusus.

  3. Jalur Fast Track Livin’ by Mandiri bagi pengguna aplikasi tersebut.

Setiap area dilengkapi dengan tim keamanan, petugas kebersihan, dan ruang istirahat publik, memastikan acara tetap aman dan nyaman untuk semua kalangan.

Dukungan Seniman dan Komunitas

Seniman kontemporer Arkiv Vilmansa turut mendukung penyelenggaraan Pasar Seni ITB 2025.

“Acara seperti ini penting untuk mendorong perubahan positif lewat karya kreatif yang menanggapi fenomena sosial masa kini,” ujarnya.

Karya Arkiv juga dapat disaksikan di pameran Adicitra Ganesha 2025 yang digelar di Aula Barat dan Aula Timur ITB. Pameran ini menampilkan perpaduan antara inovasi visual dan semangat kolaborasi lintas disiplin khas mahasiswa ITB.

Baca Juga: Bandung Bersiap Macet 19 Oktober 2025: Pasar Seni ITB, Konser Peterpan, dan Festival Asia Afrika Padati Kota!

Pasar Seni ITB 2025, Cerminan Semangat Bandung

Dengan konsep inklusif dan partisipatif, Pasar Seni ITB 2025 menjadi simbol bagaimana Bandung mempertahankan identitasnya sebagai kota kreatif.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kesadaran sosial dan semangat berkarya bagi generasi muda.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Satu pemikiran pada “Pasar Seni ITB 2025: Agenda, Wahana, dan Kemeriahan Acara Seni Terbesar di Bandung”

  1. Saya mengunjungi pasar seni ITB di Sabuga tgl 18 Oktober 2025, macet luar biasa, terus jalan akses masuk ke Sabuga malah di tutup untuk lomba,otomatis pengunjung di buat pusing nyari jalan seharus nya jalan utama yg cuman 1 jangan di tutup apalagi buat lansia dan anak2 harus menuruni jalan menurun yg terjal, untuk tempat parkir mobil tidak ada, saya kapok cape harus jalan lumayan jauh

    Balas

Tinggalkan komentar