Sekitarbandung.com – Seorang pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dilaporkan meninggal dunia pada awal Januari 2026 setelah dinyatakan positif mengalami infeksi yang dikenal masyarakat sebagai super flu.
Pasien tersebut sebelumnya dirawat dengan keluhan gangguan pernapasan berat dan diketahui memiliki penyakit penyerta.
Kondisi tersebut membuat penanganan medis menjadi lebih kompleks hingga akhirnya pasien tidak dapat diselamatkan meski telah mendapatkan perawatan intensif.
Pihak RSHS Bandung menyampaikan bahwa kasus ini merupakan bagian dari sejumlah pasien yang dirawat dengan gejala influenza berat sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Dari beberapa pasien yang ditangani, sebagian besar menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik setelah menjalani perawatan.
Baca Juga: Antisipasi Wabah Super Flu, Ruang Isolasi Tersedia di RSUD Bandung Kiwari
Super flu merupakan istilah yang digunakan masyarakat untuk menggambarkan infeksi influenza dengan gejala lebih berat dibandingkan flu biasa.
Infeksi ini berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta penderita penyakit bawaan.
Manajemen RSHS menegaskan bahwa meninggalnya pasien tersebut tidak bisa dikaitkan sepenuhnya dengan infeksi flu, melainkan dipengaruhi oleh kondisi komorbid yang telah diderita sebelumnya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta agar tidak panik dan tetap bersikap tenang.
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan, menggunakan masker saat mengalami gejala sakit, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika flu disertai sesak napas atau keluhan berat lainnya.
Pihak rumah sakit memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis dalam menangani kasus serupa, sekaligus mengingatkan pentingnya deteksi dini agar kondisi pasien tidak berkembang menjadi lebih parah.
Baca Juga: Waspada Super Flu Varian Baru! Yuk Kenali Gejala dan Langkah yang Harus dan Jangan Dilakukan!

