sekitarbandung.com – Sesuai dengan yang termaktub di dalam Permendikbud No.75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan Pergub Jabar No.97/2022 tentang Perubahan atas Pergub Jabar No.44/2022 tentang Komite Sekolah pada SIMAN, SMKN, SLBN di Jawa Barat.
Tugas dan fungsi komite sekolah memberikan masukan kebijakan, mendukung pembiayaan dan sumber daya sekolah, melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program sekolah, serrta menjembatani komunikasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk meningkatkan mutu penidikan. Komite sekolah bertindak sebagai perwakilan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui partisipasi dan kolaborasi.
Berkaitan dengan program pemerintah tentang Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMKN 8 program tersebut telah berjalan sejak tanggal 1 September 2025. Dan Komite Sekolah melaksanan tugas dan fungsinya dengan melakukan pengawasan dan monitoring dalam pelaksanaan MBG di sekolah dalam bentuk tinjauan di sekolah secara berkala dan kunjungan monitoring ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Lengkong Turangga 04 yang mensuplai MBG untuk siswa SMKN 8 guna melihat langsung dan melakukan dialog interaktif antara Komite Sekolah SMKN 8 dengan pihak SPPG Lengkong Turangga 04 yang mensuplai MBG untuk siswa SMKN 8 Bandung, Senin (13/10/2025).
Dalam tinjauan lapangan, Komite Sekolah melakukan kunjungan ke SPPG Lengkong Turangga 04 untuk melihat secara langsung pelaksanaan mulai dari proses pengadaan bahan pangan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi kepada siswa. Observasi terhadap fasilitas pendukung dan dapur umum, monitoring terhadap standar kualitas, higienitas, dan keamanan pangan yang diberikan kepada peserta didik, termasuk mekanisme pengawasan dan penanganan bila terjadi kasus keracunan pangan.
Rombongan Komite SMKN 8 Bandung yang terdiri dari Dra. Rachmi Krisdiani, Drs. Muhammad Abdullah N, M.Pd., dan Djuhari diterima langsung oleh Ketua Yayasan Rikrikgemi Indonesia Emas Ricky M Hanafie bersama Kepala SPPG Lengkong Turangga 04 Vida Septiana, S.I.Kom., yang menerangkan secara langsung prosedur, pengolahan, Penyajian dan distribusi bahkan sampai pada cara pembersihan alat bekas pakai serta alat yang sudah digunakan para siswa dibersihkan dengan SOP yang baku dan memiliki standar yang ketat.
Tindakan preventif apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pun telah disiapkan oleh SPPG Lengkong Turangga 04, apabila hal tersebut masuk pada Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan selalu berkoordinasi bersama Puskesmas.
Baca juga : Menkeu Tolak Utang Kereta Cepat Dibayar APBN
Dari hasil kunjungan ini Ketua Komite SMKN 8 Bandung Rachmi Krisdiani menyatakan rasa puasnya atas segala pelayanan yang diberikan oleh SPPG Lengkong Turangga 04, karena dari awal proses sampai distribusi telah mempersiapkan standar atau SOP nya yang pada akhirnya makanan yang diberikan pada peserta didik telah memenuhi standar dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang lebih penting SPPG Lengkong Turangga 04 ini sangat mengutamakan pelayanan prima guna ikut mendukung program Indonesia Emas di tahun 2045.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

