sekitarbandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan penyesuaian tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 30% dari pagu tahun berjalan. Penyesuaian ini salah satunya akibat pemangkasan dana transfer daerah yang dilakukan pemerintah pusat.
Keputusan penyesuaian TPP ini tertera dalam Peraturan Bupati Bandung Nomor 43 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Perbup Nomor 245 Tahun 2024 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Penyesuaian itu dilakukan demi kestabilan fiskal daerah setelah penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, penyesuaian TPP sebagaimana yang tertera pada SK Bupati Bandung Nomor: 800.1.10.3/KEP.629-ORG/2025 tentang Penyesuaian Besaran Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2025, berlaku pada September, Oktober, November, dan Desember 2025. TPP ASN memungkinkan kembali saat pendapatan asli daerah (PAD) meningkat dan fiskal daerah betul-betul stabil.
“Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Bandung mengambil langkah untuk menjaga kestabilan fiskal daerah, di antaranya penyesuaian TPP ASN,” ucap Dadang Supriatna, Senin 20 Oktober 2025.
Dia mengatakan, Kabupaten Bandung mendapat dana TKD sekitar Rp 2,6 triliun di 2026. Angka itu berkurang Rp 935 miliar dari sebelumnya sekitar Rp 3,6 triliun.
Di sisi lain, progres pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1,4 triliun per 17 Oktober 2025. Sementara target PAD di 2025 Rp 2,2 triliun.
“Selama ini, saat fiskal kita stabil, tak pernah mempersulit (pemberian dan besaran TPP). TPP bergantung tingkat kinerja. Sejauh ini pun sangat jarang, bahkan tak ada ASN yang mendapat TPP penuh,” ucap Dadang.
Baca juga : Riverside Forest Sabet Juara di Piala Bandung Utama
Bersamaan dengan langkah taktis menjaga kestabilan fiskal daerah, Dadang juga meminta jajarannya untuk lebih proaktif mengoptimalkan realisasi atas potensi PAD.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

