Sekitarbandung.com – Penataan plaza depan Gedung Sate, Kota Bandung, mulai bergulir. Area tersebut tampak dibongkar, dengan taman yang digunduli serta lantai batu yang diangkat.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait proyek penataan ulang plaza depan Gedung Sate tersebut.
“Nanti kami akan informasikan. Kami akan cek dulu desain dan sebagainya. Karena yang jelas ini adalah arahan Pak Gubernur, yaitu untuk memberikan kebermanfaatan yang jauh lebih besar,” ujarnya di Gedung Merdeka, pada Jumat (10/4/2026).
Proyek tersebut diduga kuat merupakan tindak lanjut dari gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang ingin menjadikan halaman depan Gedung Sate sebagai pusat kegiatan upacara.
“Oh iya dan kemudian juga ke depannya saya mempunyai rencana agar upacara kemerdekaan ingin di sini di depan Gedung Sate,” ujarnya seusai upacara HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 lalu.
Baca Juga: Bandung Zoo Siap Bertransformasi, Pemkot Bandung Gelar Market Sounding
Menurutnya, kondisi antara Lapangan Gasibu dan Gedung Sate saat ini terlihat terpisah. Latar belakang upacara justru didominasi oleh bangunan komersial di sekitarnya.
“Saya lihat hari ini kok terpisah banget antara Lapangan Gasibu dan Gedung Sate. Gedung Satenya tidak menjadi sentral dari upacara. Bahkan begitu bendera di atas berkibar, di samping benderanya Hotel Pullman, itu penting,” lanjutnya.
Inilah alasan mengapa Dedi menegaskan bahwa kondisi tersebut harus dikoreksi secara matang dan terencana agar Gedung Sate kembali menjadi simbol utama dalam seremoni kenegaraan di Jawa Barat.
Sementara itu, Kepala Biro Umum Setda Jawa Barat, Sekarwati, selaku penanggung jawab proyek, belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini dimuat.
Ke depan, penataan ini diharapkan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga memperkuat fungsi Gedung Sate sebagai pusat kegiatan resmi dan simbol pemerintahan Jawa Barat yang lebih representatif.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Lakukan Penangkapan dan Penutupan Tiga Lokasi Peredaran Obat Keras

