sekitarbandung.com – Pencurian PJU Bandung semakin sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir dan membuat sejumlah ruas jalan berubah menjadi gelap total saat malam hari. Kondisi ini bukan hanya membuat warga tidak nyaman, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan dan tindak kriminal. Pemerintah Kota Bandung memastikan telah menyiapkan langkah serius untuk mengatasi masalah ini.
Wali Kota Bandung, M. Farhan, mengungkapkan bahwa kasus pencurian PJU terjadi di berbagai titik dan dilakukan secara berulang. Pelaku bahkan membongkar lampu berikut instalasinya dengan teknik yang cukup rapi, sehingga diduga memahami sistem kelistrikan.
“Pencurian PJU ini terjadi berkali-kali dan sudah dilaporkan. Kalau sampai bisa membongkar lampu berikut instalasinya, berarti pelakunya cukup canggih,” ujar Farhan.
Pencurian PJU Bandung Sebabkan Jalan Gelap dan Tidak Aman
Karena pencurian PJU Bandung, beberapa wilayah seperti Gedebage, Antapani, hingga Kiaracondong kini sering gelap gulita pada malam hari. Warga mengeluhkan situasi tersebut karena jalanan yang gelap memperbesar peluang kejahatan, begal, dan kecelakaan.
Seorang warga Antapani mengaku kini harus lebih waspada ketika pulang kerja malam.
“Jalan jadi poek pisan. Biasana caang, ayeuna mah teu aya lampuna,” ujarnya.
Gelapnya jalan bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada ekonomi, karena beberapa pedagang malam mengaku pengunjung berkurang akibat takut melintas di jalan gelap.
Polresta Bandung dan Pemkot Kerahkan Operasi Gabungan
Untuk merespons situasi pencurian PJU Bandung yang semakin masif, Pemkot Bandung menyiapkan langkah-langkah berikut:
1. Penambahan CCTV & Pantauan 24 Jam
Titik rawan pencurian akan diperkuat dengan kamera pengawas. Rekaman CCTV diharapkan membantu mengidentifikasi:
-
waktu pelaku beraksi
-
kendaraan yang digunakan
-
kemungkinan komplotan
2. Patroli Gabungan Malam Hari
Dishub, Satpol PP, dan Polresta Bandung akan mengadakan patroli terjadwal di ruas-ruas yang paling sering kehilangan PJU.
3. Penelusuran Jaringan Penadah
Banyak komponen PJU seperti panel, kabel, dan lampu hanya laku di pasar tertentu. Pemkot mencurigai adanya jaringan penadah yang membeli hasil curian tersebut.
Pola Kerja Pelaku Diduga Terorganisir
Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan bahwa pencurian dilakukan dengan teknik profesional. Kabel dipotong rapi, panel kontrol dibuka dengan presisi, dan tiang lampu dibongkar tanpa merusak area sekitarnya.
Beberapa barang yang hilang dalam kasus terbaru:
-
lampu jalan lengkap
-
kabel instalasi jalur
-
panel mini dan braket
-
komponen kontrol PJU
Hal ini memunculkan dugaan bahwa pelaku bukan bekerja sendirian, melainkan bagian dari kelompok terorganisir.
Pemkot Minta Warga Melapor Jika Melihat Aktivitas Mencurigakan
Pemkot Bandung mengimbau seluruh warga untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar tiang lampu, terutama pada malam hari. Petugas resmi Dishub selalu menggunakan:
-
seragam lengkap
-
kendaraan operasional
-
surat tugas
Jika ada orang tak dikenal membongkar PJU tanpa identitas jelas, warga disarankan segera menghubungi polisi atau layanan aduan Pemkot.
Baca Juga: AHY Penghargaan NTU 2025: Terima Nanyang Distinguished Alumni Award dan Inspirasi Kepemimpinan
Perbaikan PJU Bandung Dipercepat di Titik Prioritas
Dishub kini tengah melakukan pendataan jumlah PJU yang rusak atau hilang akibat pencurian. Perbaikan diprioritaskan untuk ruas yang:
-
padat lalu lintas
-
rawan kejahatan
-
menjadi jalur pulang sekolah dan pekerja malam
Pemkot berkomitmen memastikan Bandung kembali terang dan aman.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

