Perusakan Kebun Teh Pangalengan Meluas, Polisi Ungkap Kerusakan 14 Hektare

sekitarbandung.com – Perusakan kebun teh Pangalengan kembali menjadi sorotan setelah Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara di area perkebunan PTPN I Regional II, Kamis

Aracely Azwa

Perusakan Kebun Teh Pangalengan

sekitarbandung.com – Perusakan kebun teh Pangalengan kembali menjadi sorotan setelah Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara di area perkebunan PTPN I Regional II, Kamis (27/11/2025). Kasus perusakan kebun teh Pangalengan ini disebut sebagai salah satu kerusakan lahan perkebunan terbesar sepanjang tahun, dengan total lebih dari 14 hektare tanaman rusak dan ditebang dari pangkal batang.

Polisi menyebutkan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh karena skala perusakan kebun teh Pangalengan tidak mungkin dilakukan oleh individu. Temuan awal mengarah pada dugaan keterlibatan beberapa orang dengan perencanaan matang.

Kerusakan Terbesar Terjadi di Blok Bojong Waru – Perusakan Kebun Teh Pangalengan

Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Gigantara menjelaskan bahwa perusakan kebun teh Pangalengan ditemukan di tiga blok perkebunan, yaitu:

  • Blok Bojong Waru – 5 hektare rusak

  • Blok Cipicung I – 8,25 hektare rusak

  • Blok Cipicung II – 1 hektare rusak

Total keseluruhan mencapai lebih dari 14 hektare tanaman teh yang ditebang secara masif. Kondisi ini menunjukkan adanya pola kerja sistematis dan kemungkinan penggunaan alat dalam jumlah banyak.

Tumpukan Batang Siap Bakar, Diduga Bagian dari Perusakan Kebun Teh Pangalengan

Di beberapa titik, petugas menemukan tumpukan batang teh yang sudah disusun dan diduga akan dibakar. Temuan ini menambah kuat dugaan bahwa perusakan kebun teh Pangalengan dilakukan dengan unsur kesengajaan.

Jika pembakaran dilakukan, risiko kerusakan tanah dan penurunan kualitas lahan semakin besar.

Baca Juga: AHY Penghargaan NTU 2025: Terima Nanyang Distinguished Alumni Award dan Inspirasi Kepemimpinan

Dilakukan Dini Hari: Modus Perusakan Kebun Teh Pangalengan

Informasi awal PTPN menyebutkan aksi terjadi sekitar dini hari, sebelum petugas keamanan mulai berjaga. Waktu tersebut memungkinkan pelaku beraksi tanpa terpantau.

Kawasan Gambung wilayah penghasil teh terbaik di Jawa Barat memiliki kontur perbukitan yang luas, membuat patroli keamanan lebih menantang. Hal ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan perusakan kebun teh Pangalengan secara terencana.

Video Dugaan Perusakan Kebun Teh Pangalengan Beredar

Beberapa video memperlihatkan kondisi kebun pasca perusakan beredar di media sosial. Polisi mengumpulkan video tersebut sebagai bahan verifikasi.

Untuk memperkuat penyidikan, Polresta Bandung akan meminta penjelasan:

  • PTPN I Regional II – 1 Desember 2025

  • Kementerian BUMN – 3 Desember 2025

Pemanggilan ini dilakukan untuk menggali data terkait status lahan, aktivitas operasional, dan potensi konflik yang mungkin memicu perusakan kebun teh Pangalengan.

Pangalengan Rawan Konflik Lahan

Pangalengan merupakan wilayah penting bagi:

  • Produksi teh Bandung Raya

  • Hulu air dan konservasi lingkungan

  • Kawasan wisata perkebunan

Kerusakan kebun teh dalam skala besar dapat berdampak pada lingkungan, termasuk erosi, penurunan daya serap air, serta risiko sedimentasi sungai yang lebih tinggi.

Perusakan kebun teh Pangalengan kini mendapat perhatian luas, tidak hanya dari aparat, tapi juga dari pemerhati lingkungan dan akademisi.

Komitmen Polisi Menuntaskan Perusakan Kebun Teh Pangalengan

Kompol Luthfi menegaskan bahwa penyidikan akan dilakukan secara komprehensif.

Polisi juga tengah memetakan kembali seluruh area perkebunan yang rusak untuk menemukan pola bekas potongan, jejak alat, dan kemungkinan arah datangnya pelaku.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar